Geng motor Hells Angels gugat pemerintah Amerika Serikat
Merdeka.com - Geng motor Hells Angels menuntut pemerintah Amerika Serikat lantaran kerap menolak permohonan visa anggota kumpulan itu yang berada di luar negeri. Alhasil mereka tidak bisa datang berkunjung ke Negeri Paman Sam.
Kuasa hukum Hells Angels sudah mendaftarkan gugatan itu pada pengadilan federal di Ibu Kota Washington D.C., Amerika Serikat, Senin (20/8)lalu. Dalam berkas itu mereka menuntut Departemen Keamanan Dalam Negeri menghapus kumpulan itu dari daftar organisasi kejahatan, serta mengembalikan hak imigrasi dan hukum mereka, seperti dilansir dari stasiun televisi CNN, Selasa (21/8).
Menurut pengacara Hells Angels yang tidak mau disebutkan namanya, oganisasi itu hanya mewadahi para penggemar sepeda motor dan gemar berkendara bersama-sama. Selain itu, mereka juga kerap menggelar acara sosial semacam pengumpulan dana lewat pesta dan pawai sepeda motor.
Geng motor itu meminta pemerintah Amerika Serikat mengabulkan pemberian visa bagi anggota mereka di berbagai cabang di luar negeri. Perwakilan Hells Angels mengatakan pengajuan visa anggota mereka di luar negeri kerap ditolak oleh pemerintah Negara Adidaya tanpa alasan jelas. Maka dari itu, mereka meminta pengadilan memerintahkan pemberian visa sementara. Sampai saat ini pihak pengadilan belum memberikan komentar terhadap pengajuan gugatan itu.
Hells Angels adalah komunitas sepeda motor terbesar di Amerika Serikat. Sejak didirikan oleh para pilot veteran perang dunia II pada 1948 di Southern California, geng dipimpin Ralph Sony Barger Jr., ini memiliki cabang di 35 negara, yakni Argentina, Australia, Austria, Belgia, Brazil, Kanada, Chile, Kroasia, Republik Ceko , Denmark, Inggris, Finlandia, Prancis, Jerman, Yunani, Belanda, Hungaria, Islandia, Irlandia, Italia, Liechtenstein, Luxemburg, Selandia Baru, Irlandia Utara, Norwegia, Polandia, Portugal, Rusia, Spanyol, Swiss, Afrika Selatan, Swedia, Turki, Amerika Serikat, dan Wales.
Lantaran seringnya para anggota Hells Angels terlibat tindak kejahatan, jaksa federal dan negara serta aparat keamanan menganggap komunitas ini sebagai organisasi kriminal. Anggotanya yang mayoritas mengendarai sepeda motor Harley-Davidson itu kerap terlibat dalam bisnis menjual obat-obatan terlarang, pelacuran, perjudian, bahkan menjadi terbelit kasus pembunuhan.
Bahkan anggota Hells Angels kerap berseteru di jalanan dengan tiga geng beraliran serupa, yakni Bandidos, Outlaws, dan Pagans. (mdk/fas)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya