Disangka korupsi, adik Presiden Iran ditahan

Senin, 17 Juli 2017 17:22 Reporter : Aryo Putranto Saptohutomo
Hossein Fereydoun (kanan). ©AFP PHOTO/Atta KENARE

Merdeka.com - Aparat keamanan Iran menahan adik Presiden Hassan Rouhani, Hossein Fereydoun, lantaran diduga terlibat korupsi. Namun, sangkaan dialamatkan kepadanya dianggap mengada-ada oleh pendukung Rouhani.

Pendukung Rouhani menduga kalau hal itu cuma buat menyudutkan sang presiden. Sedangkan kalangan oposisi konservatif menuduh Fereydoun menerima pinjaman tanpa bunga dari bank negara. Diduga, dia meyakinkan Rouhani supaya tidak memecat sang direktur yang mulanya bakal didepak lantaran gajinya terlampau besar.

Dilansir dari laman Middle East Monitor, Senin (17/7), Juru Bicara kepresidenan Iran, Gholamhossein Mohseni Ejei, menyatakan tuduhan korupsi dialamatkan kepada Fereydoun yang merupakan penasihat Rouhani tidak jelas. Dia juga mempertanyakan hal itu kepada aparat.

"Jika Fereydoun bersedia memberikan jaminan, dia akan dibebaskan. Dia sudah beberapa kali diperiksa. Beberapa dari mereka ditahan dan kasus dilanjutkan," kata Mohseni Ejei.

Hanya saja Mohseni tidak menjelaskan berapa uang mesti dibayar buat menjamin Fereydoun dibebaskan. [ary]

Topik berita Terkait:
  1. Iran
  2. Kasus Korupsi
  3. Jakarta
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.