Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tak Kalah Menakutkan dengan yang di Daratan, Begini Ngerinya Ular Laut

Tak Kalah Menakutkan dengan yang di Daratan, Begini Ngerinya Ular Laut Ilustrasi ular laut berbisa. ©2014 Merdeka.com/www.visualphotos.com

Merdeka.com - Ular merupakan salah satu hewan predator yang berbisa dan berbahaya bagi manusia dan makhluk hidup lainnya. Hal tersebut juga membuat ular menjadi hewan yang cukup menakutkan.

Tetapi apakah Anda tahu bahwa ular tidak hanya ada di darat? Ternyata, ada juga ular yang tinggal dan hidup di lautan, dan dikenal dengan nama ular laut. Ular laut masuk dalam subfamilia Hydrophiinae.

Ular laut berevolusi dari ular yang hidup di darat. Beberapa ular laut masih memiliki beberapa perilaku dan sifat ular pada umumnya. Misalnya Laticauda yang bisa bergerak sedikit di darat. Mengutip dari kids.kiddle.com, ular laut biasanya ditemukan di perairan yang hangat dari Samudra Hindia hingga Samudra Pasifik.

Sama seperti ular di daratan, berikut ini fakta mengerikan soal ular laut:

1. Terdapat 69 spesies ular laut

Biasanya penyelam hanya melihat sebagian spesies ular laut selama di bawah air. Namun sebenarnya ada 69 spesies yang teridentifikasi. Para ilmuan membagi spesies ini menjadi dua kategori, yaitu ular laut sejati dan ular laur. Ular laut menghabiskan hidupnya di laut, sedangkan luar laur membagi waktu antara di laut dan di darat.

2. Sering disamakan dengan belut

Banyak orang yang menyamakan ular laut dengan belut. Mengutip blog.padi.com, cara paling mudah membedakan ular laut dan belut yaitu dengan melihat keberadaan sirip punggung. Belut memiliki punggung atau sirip yang membentang di sepanjang tubuhnya, sedangkan ular laut tidak memilikinya.

3. Bisa menahan napas dalam waktu yang lama

Tak seperti ikan, ular laut butuh menghirup udara. Setiap ular laut perlu kembali ke permukaan secara berkala untuk bertahan hidup. Sebagian ular laut muncul ke permukaan setiap 30 menit atau lebih untuk bernapas, dan ular laut sejati bisa bertahan dibawah air hingga 8 jam.

4. Punya kelenjar khusus untuk menghilangkan air asin

Meskipun tidak meminum air asin, ular laut tetap mengonsumsi banyak garam saat berburu dan memakan mangsa. Untuk mencegah asupan garam berlebih, ular mengembangkan kelenjar khusus. Kelenjar ini berada di bawah lidah ular dan mendorong keluar garam, artinya ular laut dapat dengan mudah mengeluarkan garam yang tidak diinginkan.

5. Bisa menyelam lebih dalam dari para penyelam scuba

Ular laut bisa menyelam hingga kedalaman 800 kaki (250 meter) untuk mencari mangsa. Namun sebagian besar ular laut lebih suka hidup di perairan dangkal, yang relatif dekat dengan pantai.

6. Ular laut bisa lebih panjang dari tinggi manusia

Sebagian besar ular laut biasanya hanya memiliki panjang sekitar 1-1,5 mete. Namun ada beberapa spesies dapat meregang lebih panjang dari tinggi rata-rata manusia, seperti ular laut kuning (Hydrophis spiralis), yang ditemukan di Teluk Persia di lepas pantai Oman, Uni Emirat Arab, dan negara terdekat lainnya, dapat tumbuh hingga sepanjang 2,75 meter.

7. Ular laut sangat berbisa

Banyak spesies ular laut yang memiliki bisa lebih banyak daripada ular kobra atau ular berbisa lainnya. Namun, ular laut sangat jarang mengigit, biasanya ia hanya menggigit saat merasa terancam atau terganggu.

Referensi:https://kids.kiddle.co/Sea_snakehttps://blog.padi.com/sea-snake-facts/

Reporter Magang: Azizah Paramayu

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP