Sebuah video memperlihatkan mantan Presiden Amerika Serikat Barack Obama meresmikan foto mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
Dalam video berdurasi 38 detik itu, Barack Obama terlihat membuka kain hitam yang menutupi bingkai foto berukuran besar. Saat dibuka terlihat foto Anies Baswedan.
Teks ditempel di atas video bertuliskan: "Balon presiden 2024 pak Anies Baswedan / mari menuju Indonesia sejahtra and religi / bagi mana anda.?"
Penelusuran
Setelah ditelusuri, video Barack Obama meresmikan foto Anies Baswedan adalah tidak benar alias foto tersebut hasil suntingan atau editan.
Video aslinya menampilkan Obama meresmikan lukisan potret dirinya dalam sebuah acara yang dihelat Smithsonian Institution di Washington pada bulan Februari 2018 lalu.
Video yang sama diunggah akun YouTube CNN pada pada tanggal 12 Februari 2018 "Potret resmi Presiden Obama diluncurkan." Lukisan Obama terlihat pada detik ke-30 video setelah mantan presiden AS dan Kehinde Wiley, seniman Amerika yang melukis Obama, menyingkap kain hitam penutup.
Sementara itu, keterangan video berbunyi, "Di National Portrait Gallery di Smithsonian, mantan presiden Barack Obama bercerita tentang kemiripan hidupnya dengan kehidupan pelukis Kehinde Wiley."
Foto Anies dalam unggahan tersebut diambil saat ia ikut serta dalam pertemuan virtual C40 Cities antara para pemimpin kota dan Sekjen PBB Antonio Guterres di bulan April 2021. Foto itu diunggah Anies di akun Facebook pada 17 April 2021.
Kesimpulan
Video Barack Obama meresmikan foto Anies Baswedan hasil suntingan atau editan. Video asli, Obama meresmikan lukisan dirinya di Smithsonian Institution, di Washington, DC, pada tahun 2018.
Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan. Pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Referensi
hhttps://www.tiktok.com/@bonyajabony/video/7154302098811653402?is_copy_url=1&is_from_webapp=v1
https://www.youtube.com/watch?v=uKbtYvJd1Ks
https://www.facebook.com/100044190800902/posts/320468049436219/?d=n
https://periksafakta.afp.com/doc.afp.com.32LR4ZB
Advertisement