Beredar tangkapan layar sebuah artikel berjudul "Gara-gara Ikut Demo, Mahasiswa Ngaku Khilaf dan Buka Puasa Usai Adzan Zuhur" terlihat tanggal artikel tersebut dibuat, 10 April 2022.
Tangkapan layar tersebut memperlihatkan sejumlah mahasiswa mengenakan jas almamater biru tengah makan bersama dan diklaim sedang buka puasa usai azan zuhur.
Penelusuran
Hasil penelusuran, terkait klaim mahasiswa mengaku khilaf dan buka puasa usai azan zuhur karena ikut demo adalah keliru. Mahasiswa dalam foto tersebut peserta berdemo di depan kantor DPRK Langsa, Aceh pada 8 Oktober 2020.
Foto yang sama diunggah situs beritamerdeka.com berjudul "Mahasiswa Masih Bertahan di DPRK Langsa, Makan Nasi Bungkus Di Trotoar Jalan," pada 8 Oktober 2020. Demo mahasiswa saat itu menolak UU Cipta Kerja.
Sementara itu dilansir dari tagar.id, dalam aksi itu, mereka menuntut DPRK setempat agar menolak tegas UU Cipta Kerja. Kemudian, mereka juga meminta DPRK Kota Langsa mengirim surat penolakan UU Cipta Kerja kepada presiden sebagai pertimbangan dan menerbitkan Perppu pencabutan UU Cipta Kerja.
Tak hanya itu, mereka juga meminta agar pimpinan DPRK Langsa untuk segera merespon tuntutan mereka dalam waktu 1x24 jam.
"Apabila DPRK Langsa tidak mengindahkan tuntutan kami, maka kami akan tetap di sini menunggu surat balasan dari DPR RI, dan jika juga tidak terindahkan, dipastikan kami akan bertambah dan berlipat ganda," sebut tuntutan mahasiswa dalam petisi itu.
Kesimpulan
Mahasiswa mengaku khilaf dan buka puasa usai azan zuhur karena ikut demo adalah keliru. Faktanya mahasiswa dalam foto tersebut peserta demo menolak UU Cipta Kerja di depan kantor DPRK Langsa, Aceh pada 8 Oktober 2020 lalu.
Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan. Pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Referensi
https://beritamerdeka.net/news/mahasiswa-masih-bertahan-di-dprk-langsa-makan-nasi-bungkus-di-trotoar-jalan/index.html
Advertisement