CEK FAKTA: Fotonya Sempat Tersebar, Pria Ini Tak Terkait Pengeroyokan Ade Armando

Hasil klarifikasi, Tri Setia Budi Purwanto adalah masyarakat kampung setempat. Tapi tidak benar dia ada di lokasi unjuk rasa saat pemukulan terhadap Ade Armando terjadi di depan Gedung DPR.

Nur Habibie
Oleh Nur Habibie - Reporter
CEK FAKTA: Fotonya Sempat Tersebar, Pria Ini Tak Terkait Pengeroyokan Ade Armando
Fotonya Sempat Tersebar, Pria Ini Tak Terkait Pengeroyokan Ade Armando. Istimewa

Nama warga Lampung, Tri Setia Budi Purwanto, sempat ramai diperbincangkan karena diduga salah satu pengeroyok dosen Universitas Indonesia (UI), Ade Armando. Menyelidiki kebenarannya, Kapolres Way Kanan AKBP Tedy Rachesna mendatangi Try.

Kabid Humas Polda Lampung Kombes Zahwani Pandra Arsyad mengatakan, klarifikasi didampingi Kepala Kampung Lembasung Helmi Ibrahim pada pada Senin (11/4) lalu.

"Petugas kepolisian dari Polres Way Kanan sudah mendatangi rumah yang bersangkutan, dan sudah dilakukan klarifikasi," kata Pandra dalam keterangannya, Rabu (13/4).

Hasil klarifikasi, Tri Setia Budi Purwanto adalah masyarakat kampung setempat. Tapi tidak benar dia ada di lokasi unjuk rasa saat pemukulan terhadap Ade Armando terjadi di depan Gedung DPR.

"Try masih berada di Kampung Lembasung, Blambangan Way Kanan. Namun dipastikan bahwa pelaku pemukulan yang di duga mirip dengan Try bukan masyarakat Kampung Lembasung," sambungnya.

Sebelumnya, foto Try Budi Purwanto viral di media sosial berserta alamat tempat tinggalnya. Viralnya foto tersebut berawal terjadinya pengeroyokan terhadap Ade Armando saat unjuk aksi rasa yang terjadi di DPR/MPR, Jakarta.

Tangkap Dua Orang Diduga Pengeroyok

Diketahui, Polisi telah menangkap dua di antara enam tersangka pengeroyok dosen Universitas Indonesia (UI) sekaligus pegiat media sosial, Ade Armando saat demonstrasi di depan Gedung DPR/MPR, Senayan Jakarta, Senin (11/4). Keduanya bukan mahasiswa, begitu pula empat tersangka lain yang masih diburu petugas.

"Yang pertama sebagai pelajar, kedua adalah tidak bekerja, ketiga tidak bekerja, keempat pedagang, kelima buruh, keenam tukang sate pedagang juga. Berarti tidak ada di situ yang mahasiswa pekerjaannya," sebut Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade Hidayat kepada wartawan, Selasa (12/4).

Keenam tersangka yang telah ditetapkan berinisial MB, AP, AM, AL, DUH, serta K. Dua di antaranya telah ditangkap, yaitu MB yang diringkus di Jakarta Selatan dan K di Jonggol.

"Pertanyaannya, kenapa dia datang ke Jakarta? Kenapa dia ke objek unjuk rasa? Karena adanya ajakan secara berantai, dengan berbagai macam platform mengajak orang-orang untuk berunjuk rasa, untuk berdemo," sebutnya.

"Yang diajaknya mungkin juga belum paham, unjuk rasa ke sana apa yang akan diangkat, isu apa yang akan diangkat, terus apa yang dituntut, karena pesannya melalui pesan berantai," sambungnya.

Rekomendasi