CEK FAKTA: Tidak Benar Ada Bantuan Kuota Gratis untuk Dosen dan Mahasiswa Tahun Ini

Informasi adanya bantuan pulsa dan kuota gratis untuk guru, dosen dan mahasiswa adalah tidak benar. Masa bantuan tersebut telah habis sejak 31 Desember 2021, dan belum ada bantuan terkait tahun ini

Fellyanda Suci Agiesta
Oleh Fellyanda Suci Agiesta - Reporter
CEK FAKTA: Tidak Benar Ada Bantuan Kuota Gratis untuk Dosen dan Mahasiswa Tahun Ini
ilustrasi belajar online. bridge.edu

Pesan berantai kuota gratis untuk guru dan pelajar beredar di media sosial. Dalam pesan tersebut dijelaskan ada pulsa 200RB dan kuota 75GB untuk dosen, guru, siswa dan mahasiswa. Pesan tersebut juga menyertakan sebuah tautan.

"http://kuotapengajar.online/metronews/berita/index.php?id=21

KEMKOMINFO
Program kuota belajar pulsa 200RB dan kuota 75GB untuk dosen, guru, siswa, mahasiswa selama pembelajaran jarak jauh"

Penelusuran

Menurut penelusuran merdeka.com, informasi tersebut adalah tidak benar. Dalam artikel merdeka.com berjudul "Kemenkeu: Pemberian Uang Pulsa untuk PNS dan Mahasiswa Hingga 31 Desember 2020" pada 1 September 2020, dijelaskan bahwa program bantuan pulsa hanya berlaku sampai Desember 2020.

Menteri Keuangan secara resmi memberikan pulsa paket data dan komunikasi bagi aparatur sipil negara (ASN) atau PNS untuk mendukung tugas kedinasan dan kegiatan operasional hingga 31 Desember 2020.

Salinan Keputusan Menteri Keuangan Nomor 394/KMK.02/2020 menyatakan kebijakan ini berlaku sejak 31 Agustus 2020 dengan besaran biaya paket ditetapkan secara berbeda.

Biaya paket data dan komunikasi untuk pejabat setingkat eselon I dan II atau yang setara ditetapkan sebesar Rp400.000 per orang per bulan.

Sedangkan, biaya paket data dan komunikasi untuk pejabat setingkat eselon III atau yang setara ke bawah ditetapkan sebesar Rp200.000 per orang per bulan.

Pemberian paket data dan komunikasi ini hanya diberikan kepada pegawai yang dalam pelaksanaan tugasnya sebagian besar membutuhkan komunikasi secara daring.

Selain itu, pemberian paket data dan komunikasi ini juga diberikan kepada mahasiswa yang mengikuti belajar mengajar secara daring sesuai kebutuhan paling tinggi Rp150.000 per orang per bulan.

Pemberian bantuan ini juga diberikan untuk masyarakat yang terlibat dalam kegiatan yang bersifat insidentil sebesar Rp150.000 per orang per bulan.

"Pendanaan dari paket ini berasal dari optimalisasi dan realokasi penggunaan anggaran dan dilakukan secara selektif dengan mempertimbangkan intensitas pelaksanaan tugas melalui daring".

Kemudian dalam artikel merdeka.com berjudul "Program Subsidi Pulsa untuk Dosen & Mahasiswa akan Cair Akhir September 2020" pada 11 September 2020, dijelaskan bahwa program bantuan mulai cair sejak 2020.

etua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PCPEN) Erick Thohir menyatakan, bantuan subsidi pulsa dari pemerintah akan disalurkan akhir bulan September 2020. Subsidi tersebut ditujukan kepada guru, dosen dan mahasiswa yang melaksanakan belajar mengajar secara daring.

"Tadi ada subsidi pulsa juga sudah saya cek, nanti ada yang jauh lebih besar ketika Kemendikbud luncurkan bantuan pulsa untuk mahasiswa dan dosen, itu akan diluncurkan akhir bulan ini," kata Erick dalam tayangan virtual, Jumat (11/9).

Sebagai informasi, subsidi pulsa dari Kemendikbud diberikan kepada mahasiswa, dosen, peserta didik dan para guru dengan jumlah masing-masing berbeda selama 4 bulan berturut-turut, yakni September hingga Desember 2020. Pemutakhiran data penerima bantuan diperpanjang hingga 11 September 2020. Dari semula pada akhir Agustus 2020.

Kesimpulan

Informasi adanya bantuan pulsa dan kuota gratis untuk guru, dosen dan mahasiswa adalah tidak benar. Masa bantuan tersebut telah habis sejak 31 Desember 2021, dan belum ada bantuan terkait tahun ini.

Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan, pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Rekomendasi