CEK FAKTA: Tidak Terbukti Rebusan Daun Belimbing Bisa Sembuhkan Tumor dalam 24 Jam

Rabu, 2 Desember 2020 18:06 Reporter : Syifa Hanifah
CEK FAKTA: Tidak Terbukti Rebusan Daun Belimbing Bisa Sembuhkan Tumor dalam 24 Jam belimbing wuluh. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Informasi mengkonsumsi air rebusan daun pepaya muda, daun cermai muda, bayam merah, dan daun blimbing bisa menyembuhkan tumor dalam 24 jam beredar di media sosial.

Berikut narasinya:

resep racikan ramuan herbal untuk menyembuhkan penyakit tumor dalam 24 jam. Bahan :

-½ pelepah daun pepaya muda.

-½ genggam daun cermai muda.

-½ genggam daun bayam merah.

-½ genggam daun belimbing.

-400 cc air masak.

Langkah Bikin :

-Cuci bersih semuanya bahan

-Giling semua bahan hingga halus.

-Rebus semua bahan dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc.

-Peras serta ambil airnya.

-Imbuhkan madu murni 3 sdm, aduk hingga rata.

-Sajikan ramuan itu dalam 1 gelas untuk sekali minum.

-Minum resep ini 3 kali satu hari ½ gelas.

Demikian informasi ini mudah-mudahan bermanfaat serta berguna buat anda yang membutuhkan semoga resep ramuan ini penyakit tumor anda cepat sembuh.

Penelusuran

Guru Besar Ilmu Gizi FEMA Institut Pertanian Bogor (IPB), Prof Dr Hardinsyah MS mengatakan, belum ada bukti dan kajian klinis yang kuat bahwa mengkonsumsi air rebusan daun pepaya muda, daun cermai muda, bayam merah, dan daun belimbing dapat menyembuhkan tumor dalam 24 jam.

"Belum ada bukti-bukti kajian klinis yang kuat bahwa berbagai bahan diatas bisa mengobati atau menyembuhkan tumor apalagi dalam sekejap 24 jam," kata Prof Hardinsyah kepada Liputan6.com, Jumat (27/11/2020).

Menurut Prof Hardinsyah, berbagai sayuran tersebut mengandung zat gizi dan senyawa fitokimia yang bermanfaat bagi kesehatan.

"Bila dikonsumsi secara beragam dalam konteks gizi seimbang akan mengurangi risiko dari gangguan penyakit termasuk tumor," ucap Prof Hardinsyah.

Kesimpulan

Konsumsi air rebusan daun pepaya muda, daun cermai muda, bayam merah, dan daun belimbing dapat menyembuhkan tumor dalam 24 jam belum terbukti. Sebab belum ada bukti kajian klinis yang kuat.

Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan, pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya. [noe]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Cek Fakta
  3. Tumor
  4. Ragam Konten
  5. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini