CEK FAKTA: Tidak Benar Penerima Vaksin Sinovac Pertama Meninggal Dunia

Selasa, 5 Januari 2021 15:00 Reporter : Fellyanda Suci Agiesta
CEK FAKTA: Tidak Benar Penerima Vaksin Sinovac Pertama Meninggal Dunia Ilustrasi vaksin. ©2013 Merdeka.com/Shutterstock/Africa Studio

Merdeka.com - Informasi penerima vaksin Sinovac pertama meninggal dunia beredar di media sosial. Informasi itu ditulis oleh OPOSITEID.WORDPRESS.COM berjudul "Penerima perdana suntikan vaksin covid 19 sinovac cina,meninggal dunia".

tidak benar penerima vaksin sinovac pertama meninggal dunia
istimewa

"Pekerja kesehatan dan sukarelawan Fabiana Souza menerima vaksin Covid-19 yang diproduksi oleh perusahaan China Sinovac Biotech di Rumah Sakit Sao Lucas, di Porto Alegre, Brasil selatan,meninggal dunia.

SRIPOKU.COM, SWISS-Virus; corona atau Covid-19 benar-benar membuat berbagai negara kewalahan.

Kini vaksin covid-19 sinovac asal cina yg dianggap menjadi solusi untuk melawan virus corona sudah tersebar ke penjuru dunia termasuk Indonesia. Vaksin sinovac cina ini sangat berbahaya, reaksi senyawa nya akan memicu virus membuat antibody nya sendiri, membelah diri menjadi senyawa kimia virus baru yang lebih banyak dan semakin ganas. Gagalnya uji klinis vaksin sinovac cina dibuktikan dengan digagalkannya penggunaan vaksin cina tersebut diberbagai negara didunia,termasuk cina yang telah membeli jutaan dosis vaksin dari Jerman yang telah terbukti aman dan di akui WHO,padahal cina sendiri sudah memproduksi sinovac dalam jumlah yang cukup besar. Kenapa tidak digunakan untuk negaranya sendiri?Tentu Cina lebih paham dan tau alasannya tentang vaksin ciptaannya dan kenapa memutuskan untuk lebih baik menggunakan vaksin buatan Jerman. Lalu barang sampah tersebut mau dikemanakan? Dibuang? Cina boleh dibilang negara Asia yang terkuat ekonominya untuk sekarang ini,namun sejak adanya dampak virus asal Wuhan tersebut,perekonomian cina pastinya turun drastis. Cina adalah negara yang sangat menjunjung tinggi prinsip prinsip ekonomi, oleh sebab itu untuk mengurangi kerugian biaya riset vaksin gagal tersebut, vaksin diobral dengan harga murah kenegara negara yang mau menerimanya termasuk Indonesia."

Penelusuran

Informasi penerima pertama vaksin Sinovac meninggal dunia adalah tidak benar. Foto yang diunggah oleh OPOSITEID.WORDPRESS.COM, sempat diunggah oleh palembang.tribunnews.com berjudul "KABAR PAgi Ini, Penerima Vaksin Perdana Meninggal Dunia Usai Disuntik Pfizer: Apa yang Terjadi?".

Foto yang diunggah Palembang.Tribunnews.com diberikan keterangan "Pekerja kesehatan dan sukarelawan Fabiana Souza menerima vaksin Covid-19 yang diproduksi oleh perusahaan China Sinovac Biotech di Rumah Sakit Sao Lucas, di Porto Alegre, Brasil selatan."

Keterangan tersebut dituliskan dalam artikel yang dibuat OPOSITEID.WORDPRESS.COM, yakni "Pekerja kesehatan dan sukarelawan Fabiana Souza menerima vaksin Covid-19 yang diproduksi oleh perusahaan China Sinovac Biotech di Rumah Sakit Sao Lucas, di Porto Alegre, Brasil selatan,meninggal dunia."

OPOSITEID.WORDPRESS.COM menambahkan kata "meninggal dunia" dalam artikelnya.

Kemudian dalam artikel kontan.co.id berjudul "Pasca disuntik vaksin corona, 3 orang meninggal di Swiss dan Israel" pada 31 Desember 2020, dijelaskan bahwa penerima vaksin Pfizer pertama meninggal dunia.

Seorang warga Swiss yang termasuk orang pertama di negara itu mendapat vaksin virus corona baru meninggal. Di Israel, dua orang meninggal hanya beberapa jam setelah menerima vaksin Covid-19.

Hanya, ia tidak mengungkapkan secara detail, termasuk waktu antara orang tersebut menerima suntikan dan saat kematiannya terjadi.

Lucerne adalah lokasi vaksinasi pertama di Swiss yang bergulir mulai minggu lalu, dengan vaksin virus corona buatan Pfizer dan BioNTech, diberikan terutama kepada orangtua.

Swiss telah menerima 107.000 dosis vaksin sejauh ini, dan berharap mendapatkan 250.000 dosis per bulan mulai tahun depan.

Swissmedic tidak bisa segera dihubungi untuk dimintai komentar. Sedang e-mail dan panggilan telepon dari Reuters ke Pfizer tidak segera dibalas.

Vaksin Pfizer dan BioNTech sejauh ini merupakan satu-satunya vaksin yang mendapat persetujuan untuk penggunaan darurat di Swiss.

Kesimpulan

Informasi penerima vaksin Sinovac pertama meninggal dunia adalah tidak benar. Tidak ditemukan informasi tentang hal tersebut. Kemudian pekerja kesehatan dan sukarelawan Fabiana Souza yang menerima vaksin Covid-19 meninggal dunia juga tidak benar. Tidak ditemukan informasi terkait hal tersebut.

Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan, pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya. [noe]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini