CEK FAKTA: Tidak Benar Pembajakan Kapal Feri Tujuan Batam-Singapura, Ini Faktanya

Selasa, 17 November 2020 16:11 Reporter : Syifa Hanifah
CEK FAKTA: Tidak Benar Pembajakan Kapal Feri Tujuan Batam-Singapura, Ini Faktanya Berita hoax. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Viral video yang diklaim adanya pembajakan terjadi di Kapal Feri tujuan Batam-Singapura. Video berdurasi 1 menit 48 detik itu beredar di aplikasi percakapan WhatsApp pada Senin (16/11/2020).

Di awal video, tampak seseorang yang diduga perampok terkapar di atas dek kapal ferry. Pada gambar selanjutnya, terlihat beberapa anggota TNI tengah mengamankan seorang pria di salah satu ruangan kapal. Petugas TNI itu tampak membawa senjata laras panjang.

"Kapal ferry Batam - Singapore dirampok," demikian narasi tersebut.

tidak benar pembajakan kapal feri tujuan batam singapura ini faktanya

©Liputan6.com

Penelusuran

Penelusuran terkait pembajakan di Kapal Feri tujuan Batam-Singapura dilakukan menggunakan situs berbagi video dengan memasukkan kata kunci "aksi perampokan kapal penumpang".

Dilansir dari Liputan6.com terdapat video identik yang diunggah beberapa Channel YouTube. Namun dengan pengambilan gambar yang berbeda.

Satu di antaranya video berjudul "Lanal Tanjung Balai Karimun Gagalkan Aksi Perompakan Kapal Penumpang Di Karimun Kepri" yang diunggah Channel YouTube Video Informasi Tv.

Video tersebut ternyata simulasi TNI AL, Lanal Tanjung Balai Karimun. Komandan Lanal Tanjung Balai Karimun, Letkol Laut Maswedi mengatakan, latihan penyelamatan ini sebagai bagian tugas pokok TNI Angkatan Laut dalam menjaga keamanan di perairan.

Penindakan terhadap kejahatan laut yang terjadi harus ditangani dengan cepat dan untuk melatih personel khususnya dalam rangka menjaga pertahanan negara. Kapal tersebut merupakan tujuan Karimun.

Senada dengan itu, dilansir dari Pusat Informasi Maritim, Danlanal Tanjung Balai Karimun Letkol Laut (P) Maswedi mengatakan, latihan ini merupakan agenda rutin TNI AL yang digelar setiap enam bulan sekali. Latihan ini sangat penting guna meningkatkan kesiapsiagaan personel khususnya di wilayah perbatasan Indonesia.

Simulasi dalam operasi yang digelar untuk meningkatkan kesiapan prajurit dalam menindak kejahatan laut. Dalam simulasi itu, kawanan perompak meminta nakhoda kapal untuk memutar haluan. Perompakan juga mengambil seluruh barang-barang penumpang.

“Simulasi operasi ini dalam rangka dalam usaha penculikan terhadap objek yang merupakan barang penting di daerah ini”, ucap Maswedi, Sabtu (14/11/2020).

Selain simulasi operasi penyelamatan sandera, Lanal Tanjung Balai Karimun juga sebelumnya juga telah melakukan operasi pertahanan pangkalan, simulasi serangan udara dan pengendalian huru-hara.

“Kami punya tugas pokok pengamanan logistik di wilayah terbatas, pelaksanakan keamaan laut, melaksanaan potensi pertahanan negara di bidang maritim dan sesuai kebijakan-kebijakan TNI AL”, ucapnya.

Kesimpulan

Video pembajakan di Kapal Feri tujuan Batam-Singapura adalah tidak benar. Faktanya, video tersebut merupakan simulasi atau latihan operasi yang digelar Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Tanjung Balai Karimun.

Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan, pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya. [noe]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini