Masa depan Xabi Alonso sebagai pelatih Real Madrid kini menjadi perhatian utama. Setelah memulai musim 2025/2026 dengan baik, performa Los Blancos mulai menurun dan ketegangan di dalam tim dilaporkan meningkat.
Baru-baru ini, Real Madrid mengalami kekalahan dari Liverpool di Liga Champions, diikuti dengan dua hasil imbang berturut-turut di La Liga. Meskipun mereka masih memimpin klasemen dengan keunggulan satu poin, tekanan terhadap Alonso semakin meningkat.
Ini bukan hanya terkait dengan hasil pertandingan, tetapi juga berhubungan dengan interaksinya dengan beberapa pemain kunci.
Menurut laporan media Spanyol, hubungan Alonso dengan Vinicius Jr. tampaknya memburuk. Pemain bintang asal Brasil tersebut dilaporkan merasa tidak puas karena waktu bermainnya menurun drastis pada musim ini.
Situasi ini menjadi lebih rumit mengingat Vinicius Jr. adalah pemegang penghargaan FIFA Best Player saat ini. Selain Vinicius, beberapa pemain lain, termasuk Rodrygo, juga dilaporkan mengalami kesulitan dalam beradaptasi dengan metode kerja Alonso.
Ketegangan yang terjadi di dalam tim ini membuat posisi pelatih semakin dipertanyakan, meskipun Los Blancos belum merasakan kekalahan di liga.
Advertisement
Tertarik Tangani Liverpool?
Menurut laporan Football365, jika Alonso kehilangan pekerjaannya di Madrid, ia sangat berminat untuk mengambil alih posisi pelatih di Liverpool. Hubungan emosional Alonso dengan The Reds tidak perlu diragukan lagi, karena ia pernah menjadi bagian penting dari skuad Rafa Benitez dan masih dihormati di Anfield.
Pihak Liverpool juga pernah mempertimbangkan Alonso sebagai kandidat utama untuk menggantikan Jurgen Klopp. Namun, saat itu ia baru saja membawa Bayer Leverkusen meraih gelar Bundesliga, sehingga dianggap belum saatnya untuk berpindah.
Saat ini, situasi di Liverpool juga tidak kalah rumit. Pelatih Arne Slot, yang musim lalu menciptakan kejutan besar dengan menjuarai Premier League di musim pertamanya, kini tengah menghadapi tekanan.
The Reds saat ini berada di posisi ke-12 klasemen, dengan jarak 11 poin dari Arsenal. Mereka sudah mengalami enam kekalahan dari 12 pertandingan liga, sebuah angka yang jauh dari harapan klub sebesar Liverpool.
Untungnya, performa mereka di Liga Champions masih positif dengan meraih tiga kemenangan dari empat laga yang telah dilalui.
Advertisement
Tak Mustahil Ada Kejutan
Meskipun banyak rumor beredar, kemungkinan kedua pelatih tersebut untuk meninggalkan posisi mereka dalam waktu dekat sangatlah kecil.
Namun, dunia sepak bola dikenal dengan kejutan-kejutannya. Untuk Alonso, situasinya masih sangat tidak menentu. Jika memang ada ketegangan dengan pemain bintang, Madrid perlu mengevaluasi apakah ia adalah sosok yang tepat untuk memimpin skuad yang dipenuhi dengan ego besar tersebut dalam jangka panjang.
Dan siapa yang tahu, mungkin di masa depan, Xabi Alonso akan kembali ke Anfield sebagai pelatih Liverpool.
Sumber: Sport Illustrated