Advertisement
Bentrokan terjadi menjelang laga Brasil vs Argentina dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Amerika Selatan di Stadion Maracana, Brasil, Rabu (22/11/2023) pagi WIB. Aparat kepolisian terlihat memukuli suporter tim tamu dalam kericuhan tersebut.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8875504/original/015971300_1783681931-1700630303813-6cn6zj.jpg)
Advertisement
Tidak jelas apa yang memicu ketegangan. Para pemain Timnas Argentina pun langsung berinisiatif mendatangi lokasi kericuhan untuk menenangkan situasi. REUTERS / Ricardo Moraes
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8875505/original/067336300_1782933449-1700630692865-9yfbo.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8875506/original/096666200_1782933449-1700631142920-fbhew.jpg)
Dengan dipimpin Lionel Messi, para pemain Argentina mencoba menenangkan polisi dan suporter yang terlibat keributan. REUTERS / Ricardo Moraes
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8875507/original/052686900_1782933450-1700630755282-0g2r7f.jpg)
Namun, upaya pemain Argentina untuk menenangkan situasi seolah tidak diindahkan, Keributan tetap berlanjut dan aparat kepolisian masih terus mengayunkan pentungannya ke arah suporter. CARL DE SOUZA / AFP
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8875508/original/084906200_1782933450-1700631032701-by64y.jpg)
Melihat hal tersebut, Kiper Argentina Emiliano Martinez pun mengamuk. Dia mencoba memanjat pagar stadion dan merebut pentungan dari tangan seorang polisi. REUTERS / Ricardo Moraes
Advertisement
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8875509/original/056891400_1782933451-1700631042307-7mhf.jpg)
Saking kesalnya, kiper Aston Villa itu terlihat mengajak polisi berduel. Namun aksinya langsung ditahan oleh sejumlah pemain Argentina lainnya. REUTERS / Ricardo Moraes
Advertisement
Ini aksi kiper Argentina Emiliano Martinez mencoba merebut pentungan yang dipakai polisi untuk memukuli suporter. REUTERS / Ricardo Moraes
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8875510/original/098640900_1782933451-1700631234990-pmpsi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8875511/original/026043100_1782933452-1700631295303-7yjgj.jpg)
Lantara keributan tak kunjung mereda, Messi pun protes dan mengajak rekan-rekannya kembali ke dalam stadion. Padahal saat itu Argentina dan Brasil tinggal melakukan kick-off. REUTERS / Ricardo Moraes
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8875512/original/041039000_1782933452-1700631329624-2s9o9.jpg)
Setelah mediasi dengan panitia pertandingan dengan jaminan bahwa situasi sudah terkendali, Argentina dan Brasil akhirnya sepakat untuk tetap memulai laga. CARL DE SOUZA / AFP
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8875503/original/070208300_1783681930-1700630274349-oqq41f.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9317650/original/098571200_1786035943-WhatsApp_Image_2026-08-07_at_12.02.41_AM.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9306943/original/048518000_1784941478-Gemini_Generated_Image_633ccj633ccj633c.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9301623/original/095037200_1784505166-ar6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9301624/original/012840800_1784505167-ar9.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9301608/original/075036800_1784503489-TORRES_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9301606/original/080786700_1784502167-063_2286810313.jpg)