Yunani kepincut tepung kelapa asal Sulawesi Utara
Ekspor tepung kelapa Sulut hasilkan devisa bagi negara sebesar USD 41.600.
Provinsi Sulawesi Utara mengekspor tepung kelapa ke Yunani pada awal tahun 2016 ini. Hal ini menyusul cukup tingginya permintaan dari negara tersebut.
"Permintaan tepung kelapa dari Yunani memang menunjukkan peningkatan akhir-akhir ini, dan diharapkan dapat dipenuhi pengekspor Sulut," kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulut, Jenny Karouw seperti ditulis Antara Manado, Rabu (17/2).
Dia mengatakan tepung kelapa yang diekspor ke Yunani pada bulan Januari 2016 sebanyak 26 ton dan mampu menghasilkan devisa bagi negara sebesar USD 41.600.
Jenny mengatakan permintaan tepung kelapa dari Yunani yang mulai meningkat ini harus dimanfaatkan dengan baik oleh pengekspor di Sulut. Pemerintah, katanya, akan terus mendorong agar pengekspor dapat memanfaatkan kesempatan mengirim produk ke Yunani karena pasarnya cukup potensial.
"Pasar baru akan terus dicari pemerintah sehingga harga jual tepung kelapa Sulut semakin beragam dan menguntungkan petani dan pengekspor sulut," jelasnya.
Tepung kelapa merupakan produk turunan dari kelapa yang sangat diminati oleh pasar internasional baik Asia, Eropa, Amerika dan Afrika.
"Produk tepung kelapa Sulut telah diproses sedemikian rupa sehingga menghasilkan bahan makanan yang berkualitas tinggi dan telah diterima oleh pasar internasional," katanya.
Baca juga:
Sempat dicemooh, 5 produk Indonesia ini jadi primadona dunia
Sempat dibilang dukun, produk spa ini diburu Australia & Malaysia
Produk cokelat Indonesia diburu pengusaha Austria
Spanyol makin kepincut komoditas biji pala Sulawesi Utara
Usai diundang Jokowi, Kusrin langsung digaet main iklan