LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

XL dan Telkomsel hampir pasti dapatkan kanal 3G

PT Indosat tersingkir dari penilaian tim verifikasi pemerintah karena dokumen tidak lengkap.

2013-02-13 08:21:09
Indosat
Advertisement

Seleksi administrasi dua kanal jaringan pita lebar 3G yang tersisa di Indonesia menghasilkan kejutan. Pasalnya, PT Indosat resmi gugur dengan alasan persyaratan tidak lengkap.

Juru bicara Kementerian Telekomunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) Gatot S. Dewa Broto mengumumkan verifikasi dari tim seleksi menemukan Indosat sampai batas akhir pengumpulan berkas pekan lalu tidak menyerahkan semua dokumen. Alhasil perusahaan yang mengelola operator seluler IM3 ini gagal mengikuti kelanjutan lelang.

"(PT Indosat) dinyatakan gugur dan secara otomatis tidak dilakukan penilaian pada tahap berikutnya," ujar Gatot dalam keterangan tertulis yang diterima merdeka.com, Rabu (13/2).

Advertisement

Indosat merupakan salah satu perusahaan yang serius menguasai frekuensi pita lebar tambahan tersebut. Kabar beredar Indosat sengaja mundur dengan tidak melengkapi dokumen pada tim verifikasi pemerintah.

Saat dihubungi merdeka.com, Gatot mengaku salinan hasil verifikasi lengkap tim seleksi belum dia baca. Sehingga dia tidak tahu apakah Indosat hanya menyerahkan sebagian dokumen, atau tidak sama sekali. "Belum ada infonya saya, tapi kemarin kabarnya pengembalian berkas (Indosat) terlambat karena banjir," ujarnya.

Di sisi lain, tersingkirnya Indosat menguntungkan XL Axiata dan Telkomsel. Dua operator kawakan ini hampir pasti menguasai dua kanal 3G yang ditawarkan itu. Dari enam operator Tanah Air yang mengambil berkas pendaftaran 3 Januari lalu, hanya tiga yang mengembalikan.

Advertisement

Otomatis, dengan sistem lelang, XL dan Telkomsel akan bersaing dalam seleksi beauty contest tersebut. Artinya, tim Kemenkominfo akan memilih operator yang bisa meyakinkan mereka kenapa berhak mendapatkan dua kanal yang masih tersisa itu. Bisa jadi satu operator sukses mendapatkan kedua kanal, sementara operator saingan tak memperoleh apa-apa.

Biaya sewa dua kanal itu masing-masing dihargai Rp 256 miliar. Operator yang memiliki frekuensi 2.1 Ghz bakal memiliki koneksi broadband dibanding pesaingnya.

(mdk/rin)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.