Wow, UMKM Sulteng Naik Kelas! Napeto Coffee Raih Transaksi Fantastis Rp54 Miliar di Misi Dagang Jatim
Dinkop UKM Sulteng sukses dorong UMKM Sulteng naik kelas melalui misi dagang, salah satunya Napeto Coffee yang berhasil menjalin transaksi fantastis Rp54 miliar. Bagaimana strategi mereka?
PALU – Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Sulawesi Tengah (Sulteng) menunjukkan potensi besar untuk naik kelas. Hal ini terbukti dari keberhasilan mereka dalam misi dagang antarprovinsi yang difasilitasi oleh Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (Dinkop UKM) Sulteng.
Salah satu UMKM binaan, Napeto Coffee, berhasil mencetak transaksi fantastis dengan mitra dari Jawa Timur. Kesepakatan ini menjadi bukti nyata dampak positif dari dukungan pemerintah daerah dan kolaborasi lintas sektor yang kuat.
Misi dagang ini tidak hanya membuka peluang pasar yang lebih luas bagi produk lokal Sulteng. Namun juga memperkuat jaringan bisnis serta meningkatkan omzet penjualan para pelaku UMKM di wilayah tersebut.
Strategi Dinkop UKM Dorong UMKM Sulteng Naik Kelas
Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (Dinkop UKM) Provinsi Sulawesi Tengah secara aktif mendukung UMKM lokal untuk naik kelas. Dukungan ini diwujudkan melalui partisipasi dalam misi dagang antarprovinsi, seperti yang baru-baru ini dilakukan dengan Jawa Timur.
Kepala Bidang Pemberdayaan dan Pengembangan Usaha (P2UK) Dinkop UKM Sulteng, Irfan, menjelaskan bahwa partisipasi UMKM dalam misi dagang memungkinkan mereka bertemu dengan pelaku usaha yang lebih besar. Hal ini secara langsung memperluas jaringan pemasaran dan berpotensi meningkatkan omzet transaksi penjualan.
“Salah satu capaian dalam kegiatan misi dagang antarprovinsi tersebut adalah terjalinnya kerja sama antara pengusaha lokal Sulteng dengan mitra asal Jatim. Salah satu contoh keberhasilan terjadi pada UMKM Napeto Coffee yang bisa menjalin transaksi dengan mitra pengusaha dari Jatim," kata Irfan.
Dinkop UKM menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi dan memfasilitasi UMKM. Tujuannya agar semakin banyak UMKM Sulteng yang bisa naik kelas dan mencapai kesuksesan serupa di masa mendatang.
Kisah Sukses Napeto Coffee dan Kolaborasi Lintas Sektor
Salah satu contoh nyata keberhasilan UMKM Sulteng naik kelas adalah Napeto Coffee. Usaha binaan Dinkop UKM ini berhasil menjalin kerja sama strategis dengan Java Coffee asal Jawa Timur.
Kesepakatan yang dicapai dalam misi dagang tersebut memiliki nilai transaksi yang sangat signifikan, mencapai Rp54,25 miliar. Keberhasilan ini tidak lepas dari peran kolaborasi lintas sektor yang kuat.
Manajer Inkubator Bisnis Pabeta sekaligus Founder Hannah Asa Indonesia, Mardiyah, yang turut mendampingi UMKM, menekankan pentingnya kolaborasi. Ia menyebut, “Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam mendorong UMKM naik kelas.”
Kerja sama antara Inkubator Bisnis Pabeta dengan Dinkop UKM Sulawesi Tengah telah terbukti efektif. Mereka berhasil memfasilitasi pengusaha UMKM hingga mampu menjalin transaksi besar dengan mitra dari Jatim, membuka jalan bagi UMKM lain untuk menembus pasar yang lebih luas.
Dampak Misi Dagang dan Apresiasi Pemerintah Daerah
Kegiatan misi dagang antarprovinsi ini memberikan dampak positif yang signifikan bagi perekonomian Sulawesi Tengah. Total transaksi yang tercatat dalam misi dagang investasi Jawa Timur dan Provinsi Sulawesi Tengah mencapai angka fantastis Rp1,5 triliun.
Wakil Gubernur Sulteng, Reny A. Lamadjido, turut memberikan apresiasi tinggi atas capaian tersebut. Ia berharap kegiatan misi dagang dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi kemajuan ekonomi daerah.
“Kami mengharapkan misi dagang dapat berkesinambungan untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi dan investasi di Sulawesi Tengah,” ujar Reny A. Lamadjido.
Capaian ini bukan hanya keberhasilan individu UMKM, tetapi juga hasil kerja tim dari dinas, inkubator, dan mitra pembina UMKM. Dukungan berkelanjutan diharapkan dapat terus mendorong UMKM Sulteng untuk mencapai potensi maksimal mereka.
Sumber: AntaraNews