WNA China Masuk RI Saat Warga Dilarang Mudik, Komisi V Bakal Panggil Menhub Budi
Anggota Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Irwan menyoroti, masuknya tenaga kerja asing (TKA) asal China ke Indonesia dengan pesawat carter di tengah kebijakan larangan mudik Lebaran 2021. Menurutnya membiarkan WNA masuk ke Tanah Air merupakan bentuk ketidakadilan bagi rakyat Indonesia.
Anggota Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Irwan menyoroti, masuknya tenaga kerja asing (TKA) asal China ke Indonesia dengan pesawat carter di tengah kebijakan larangan mudik Lebaran 2021. Menurutnya membiarkan WNA masuk ke Tanah Air merupakan bentuk ketidakadilan bagi rakyat Indonesia.
Irwan menegaskan masuknya ratusan WNA dari China itu dengan alasan apapun sulit diterima akal sehat rakyat. Terlebih, rakyat Indonesia sendiri dibatasi bahkan dilarang mudik dengan minimnya bantuan pemerintah untuk kehidupan rakyat yang sedang susah selama larangan mudik.
"Rakyat tahunya bahwa WNA itu juga mestinya dilarang masuk Tanah Air selama rakyat sendiri dilarang mudik. Dengan alasan apapun sulit diterima akal sehat rakyat, bagaimana ratusan WNA dari China terus berdatangan dengan alasan kerja dan lolos protokol kesehatan," kata Irwan di Jakarta, Selasa (18/5).
Untuk menindaklanjuti hal tersebut, Komisi V DPR RI dalam waktu dekat juga akan segera meminta klarifikasi Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi berkaitan dengan masuknya TKA asal China itu.
Gelombang Warga China Masuk Indonesia
Seperti diketahui, pesawat Xiamen Airlines dengan nomor penerbangan MF855 dari Fuzhou, China, mendarat di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Kamis 13 Mei 2021, sekitar pukul 12.20 WIB. Pesawat tersebut mengangkut 114 penumpang, 110 orang diantaranya adalah WNA asal China.
Sebelumnya, sejak 4 Mei hingga 8 Mei 2021, sudah ada 288 WNA asal China masuk ke Indonesia dengan tiga gelombang.
(mdk/bim)