LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

WIKA Renovasi Gedung Sarinah Pakai 100 Persen Bahan Bangunan Buatan Indonesia

Revitalisasi pusat perbelanjaan Sarinah ditargetkan selesai 17 Agustus 2021. Renovasi ini membutuhkan anggaran hingga Rp 700 miliar. Dalam pelaksanaan revitalisasi proyek tersebut, pihaknya akan melibatkan 400 tenaga kerja dengan usia di bawah 45 tahun.

2020-08-18 17:50:42
Sarinah
Advertisement

Revitalisasi pusat perbelanjaan Sarinah ditargetkan selesai 17 Agustus 2021. Renovasi ini membutuhkan anggaran hingga Rp 700 miliar.

Direktur Utama Wijaya Karya (WIKA), Agung Budi Waskito, menyatakan WIKA berkomitmen melaksanakan renovasi Sarinah tepat waktu.

"Hari ini, WIKA mendapat kehormatan sekaligus kepercayaan untuk meneruskan estafet kebanggaan bangsa, yaitu dengan melakukan transformasi dan renovasi gedung Sarinah. Jadi kalau hari ini pencanangan, mudah-mudahan 17 Agustus 2021 kita meresmikan," ujar Agung dalam tayangan virtual, Selasa (18/8).

Advertisement

Agung menyatakan, dalam pelaksanaan revitalisasi proyek tersebut, pihaknya akan melibatkan 400 tenaga kerja dengan usia di bawah 45 tahun. Pihaknya juga memastikan menggunakan 100 persen komponen bahan baku lokal kecuali eskalator yang masih harus diimpor.

"Kemudian kita juga menginstruksikan pada temen-teman lapangan untuk pembelanjaan di bawah Rp 50 juta kita menggunakan PaDi (Pasar Digital) UMKM," lanjutnya.

Advertisement

Alasan Sarinah Butuh Transformasi

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama Sarinah Fetty Kwartati menyatakan, brand Sarinah merupakan brand legendaris sejarah panjang yang konsepnya perlu digiring pula ke nuansa yang lebih modern dan kekinian. Itulah mengapa transformasi ini dijalankan.

Ketika sudah hadir dengan wajah baru, Sarinah diyakini bisa menjadi gerbang pemersatu brand dan merek lokal sehingga bisa lebih dikenal, lebih memiliki akses pasar dan tetap mengikuti perkembangan zaman.

"Kalau selama ini brand-brand berangkat atau ekspansi sendiri-sendiri, mempunyai challenge (tantangan), tapi dengan Sarinah, ini bisa menjadi gerbong atau satu kekuatan tersendiri dan bisa menciptakan jalur distribusi produk lokal dan UMKM," kata Fetty.

Reporter: Athika Rahma

Sumber: Liputan6

(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.