Waspada, Tol Jakarta-Cikampek hingga Jakarta-Tangerang Rawan Banjir
Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Danang Parikesit, mengklaim masih ada sejumlah ruas tol di kawasan Jabodetabek lain yang rawan terkena banjir di beberapa titik.
Curah hujan tinggi di wilayah Jakarta pada Selasa (4/10) kemarin mengakibatkan sejumlah ruas terkena banjir, seperti Jalan Tol Jakarta Outer Ring Road Seksi S (JORR S) hingga ruas Tol Pondok Aren-Serpong Km 8+500.
Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Danang Parikesit, mengklaim masih ada sejumlah ruas tol di kawasan Jabodetabek lain yang rawan terkena banjir di beberapa titik.
"Ada yang Jakarta-Cikampek, kemudian yang di daerah Jakarta-Tangerang, itu ada beberapa ruas yang tinggi muka air sungainya cukup tinggi," ujar Danang di Kantor Kementerian PUPR, Jakarta, Rabu (5/10).
Namun, Danang tak menyebut secara rinci titik-titik mana saja di jalan tol tersebut yang punya potensi terkena genangan air. Dia hanya mengajak pengguna tol untuk selalu mengikuti update informasi yang disediakan.
"Sebenarnya di aplikasi kita, di BPJT info, apps-nya kita, sudah kerja sama dengan BMKG untuk memberitahu para pengguna mengenai ruas-ruas jalan yang mengalami risiko curah hujan tinggi," ungkapnya.
"Kita harapkan masyarakat yang melakukan perjalanan dari awal sudah terinfo mengenai ruas-ruas mana yang rawan mengalami curah hujan tinggi," kata Danang.
Masalah Klasik
Mengenai luapan air di Tol JORR S dan Tol Pondok Aren-Serpong pada Selasa (4/10) kemarin, dia menilai itu sebagai masalah klasik, di mana debit air permukaan sungai yang melintasi ruas jalan bebas hambatan tersebut tidak terserap dengan baik.
"Seperti di JORR-S itu case-nya sama, itu kejadian berulang seperti tahun lalu, itu juga terjadi hal yang sama. Sehingga limpasan sungai yang berada di sana pintu airnya terbuka, itu melimpah ke jalan tol," bebernya.
"Jadi case-nya hampir semua kalau kita lihat yang ada di Jabodetabek ini kejadiannya limpasan air hujan dari luapan sungai," pungkas Danang.
Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana
Sumber: Liputan6.com
(mdk/idr)