LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Waspada, Inflasi Rendah Bisa Berarti Daya Beli Masyarakat Makin Turun

Daya beli masyarakat rendah karena cadangan keuangan sudah terkuras selama pandemi berlangsung. Selain itu pemberhentian hubungan kerja (PHK) juga berperan mengakibatkan perputaran uang terhambat.

2020-07-17 16:51:55
Inflasi
Advertisement

Indeks harga konsumsi (IHK) atau inflasi tetap terjaga rendah selama masa pandemi Covid-19. Pada bulan Mei 2020, inflasi terjaga di angka 0,07 persen dan 0,8 persen di bulan Juni 2020.

Kepala Kajian Iklim Usaha, LPEM UI Salemba, Revindo mengatakan, rendahnya inflasi ini bisa diartikan dalam dua makna. Pemerintah bisa mengendalikan harga bahan pokok atau daya beli masyarakat yang sangat rendah akibat kegiatan ekonomi sejak bulan April terus melambat.

"Pemerintah bisa mengendalikan harga bahan pokok tapi daya beli juga sangat rendah," kata Revindo dalam Talk Show Corona bertajuk 'Prospek dan Tantangan Investasi di Era Adaptasi', di Graha BNPB, Jakarta Timur, Jumat (17/7).

Advertisement

Revi sapaannya, mengatakan, daya beli masyarakat rendah karena cadangan keuangan sudah terkuras selama pandemi berlangsung. Selain itu pemberhentian hubungan kerja (PHK) juga berperan mengakibatkan perputaran uang terhambat. Transaksi mobilitas orang juga terhambat karena adanya kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Lantas, kata Revi untuk mengembalikan kondisi seperti semula harus ada dana baru yang masuk. Baik dari luar negeri, perusahaan maupun rumah tangga.

Dia menyarankan bagi rumah tangga yang masih punya uang untuk segera dibelanjakan alat-alat produksi. Agar dana baru yang masuk itu bisa kembali menggerakkan perputaran ekonomi.

Advertisement

"Adanya uang baru yang berputar di perekonomian, barulah ekonomi bisa pulih," kata dia.

Investasi

Dia menambahkan, investasi bermakna dana yang ada dimiliki sekarang bisa bertambah nilai di masa depan. Caranya dengan membeli aset, membeli alat produksi, mesin, dan inventori.

Selain itu investasi juga bisa disalurkan lewat hal-hal yang meningkatkan kegiatan usaha di masa depan. Sehingga istilah investasi tidak harus identik dengan perusahaan besar dan internasional. Tetapi bisa juga domestik, UKM dan rumah tangga.

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.