Wapres Ma'ruf: Gernas BBI Dorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Gernas BBI sendiri mengajak masyarakat Indonesia untuk menumbuhkan rasa bangga menggunakan produk anak bangsa, dan turut memajukan perekonomian lokal. Konsumen diharapkan lebih memilih produk dalam negeri, khususnya UMKM.
Wakil Presiden (Wapres), Ma'ruf Amin menyebut bahwa Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) dapat mendorong national branding produk lokal unggulan. Sehingga menciptakan industri, kreasi dan inovasi baru serta pasar yang lebih besar dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional.
Gernas BBI sendiri mengajak masyarakat Indonesia untuk menumbuhkan rasa bangga menggunakan produk anak bangsa, dan turut memajukan perekonomian lokal. Konsumen diharapkan lebih memilih produk dalam negeri, khususnya UMKM.
Dia mencatat pada 2020 yang lalu, Gernas BBI telah berhasil mengikutsertakan 3,7 juta unit UMKM bergabung dengan platform online untuk memasarkan produknya. Pemasaran produk UMKM secara online diharapkan mampu menciptakan multiplier effects yang memberikan manfaat lebih besar dan lebih luas lagi bagi para pelaku UMKM
"Sehingga mampu menyumbang pada peningkatan kesejahteraan dan perekonomian nasional," kata Wapres Ma'ruf dalam acara Puncak Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia dengan tema “Kilau Digital Permata Flobamora", Jumat (18/6).
Komitmen pemerintah untuk mengutamakan penggunaan produk lokal UMKM telah diamanatkan dalam Perpres Nomor 12 Tahun 2021, yaitu dengan adanya kewajiban alokasi 40 persen bagi UMKM, dalam kegiatan pengadaan barang dan jasa pemerintah.
Pengawasan Realisasi
Adapun pengawasan atas realisasi atau pelaksanaannya juga harus dipublikasikan secara transparan kepada masyarakat. Melalui Perpres ini, UMKM memiliki kesempatan untuk berperan lebih besar dan lebih luas dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah.
Wapres Ma'ruf menekankan, para pelaku UMKM juga perlu memahami bahwa Melalui Gernas BBI, pemerintah juga menekankan pentingnya penggunaan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Hal ini merupakan bagian tidak terpisahkan dari Gernas BBI karena pemerintah sangat serius, tidak saja dalam mendorong pertumbuhan, tapi juga kemandirian ekonomi nasional.