Wapres Maruf Amin Yakin Indonesia Bisa Jadi Pemain Kunci Keuangan Syariah Dunia
Wakil Presiden, Maruf Amin mengatakan, Indonesia masuk dalam jajaran lima besar negara dengan aset keuangan syariah terbesar terbesar di dunia. Posisi tersebut sangat bisa ditingkatkan hingga Indonesia mampu menjadi pemain kunci industri keuangan syariah dunia.
Wakil Presiden, Maruf Amin mengatakan, Indonesia masuk dalam jajaran lima besar negara dengan aset keuangan syariah terbesar terbesar di dunia. Posisi tersebut sangat bisa ditingkatkan hingga Indonesia mampu menjadi pemain kunci industri keuangan syariah dunia.
"Kita meyakini posisi Indonesia masih sangat mungkin untuk meningkat lagi, bahkan menjadi pemain kunci industri keuangan syariah dunia," kata Maruf Amin dalam Peringatan Hari Santri dan Peluncuran Logo MES, Jakarta, Jumat (22/10).
Menurut laporan Islamic Finance Development Indicators (IFDI) 2020, Indonesia masuk lima besar dari 135 negara berdasarkan nilai asetnya yang mencapai USD 3 miliar, di bawah Arab Saudi (USD 17 miliar), Iran (USD 14 miliar), Malaysia (USD 10 miliar), dan Persatuan Emirat Arab (USD 3 miliar).
"Komitmen untuk memperkuat pembangunan ekonomi syariah di Indonesia perlu terus kita perkuat dan kita teguhkan dengan kaum santri sebagai bagian penting dari Masyarakat Ekonomi Syariah," kata Maruf Amin
Peran MES Krusial
Wapres Maruf Amin mengatakan, peran MES sangat krusial dan penting dalam upaya edukasi dan inklusi yang memberikan kesempatan bagi para santri berkembang memperluas kontribusinya dalam koridor ekonomi syariah di penjuru nusantara.
"Untuk itu, sinergi, kolaborasi, dan kemitraan antara pelaku usaha besar dan pelaku usaha mikro dan kecil, serta ultra mikro harus kita perkuat guna mengembangkan halal value chain agar tujuan pemerataan kesejahteraan masyarakat dapat terwujud," katanya.
MES juga berkomitmen untuk aktif melahirkan dan menumbuh-kembangkan pengusaha-pengusaha syariah melalui pengembangan pusat-pusat inkubasi dan pusat-pusat bisnis syariah di berbagai daerah melalui kolaborasi MES dengan KNEKS, pemerintah daerah, dan juga Kadin.
"Harapan kita, potensi ekonomi dan keuangan syariah Indonesia yang sangat menjanjikan, dapat dioptimalkan demi kesejahteraan umat, dan Indonesia menjadi pemain utama ekonomi dan keuangan syariah dunia," jelasnya.
(mdk/bim)