LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Wapres JK: Selama 4 Tahun, Jokowi Tidak Pernah Otoriter

Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengisahkan kedekatannya dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Menurutnya, selama 4 tahun bersama Jokowi, dia mengaku tidak pernah melihat sikap otoriter dari kepemimpinan Jokowi.

2019-02-28 11:53:35
Wapres Jusuf Kalla
Advertisement

Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengisahkan kedekatannya dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Menurutnya, selama 4 tahun bersama Jokowi, dia mengaku tidak pernah melihat sikap otoriter dari kepemimpinan Jokowi.

"Tapi saya jamin pengalaman 4 tahun dengan Jokowi, beliau tidak kepikiran otoriternya," kata JK saat menjadi pembicara di CNBC Economic Outlook 2019, di Jakarta, Kamis (28/2).

Namun, dengan sikap kepemimpinan Jokowi yang tidak ingin berkuasa sendiri kadang-kadang justru membuat dirinya kerepotan. Sebab, hampir dalam satu minggu, kurang lebih 5 kali dilakukan rapat tentang pengambilan keputusan atau kebijakan.

Advertisement

"Yang repot kita apa saja dirapatkan. Sampah saja dirapatkan, rapat dua-tiga kali, apalagi soal pertumbuhan. Kadang-kadang Menkeu (Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati) sibuk mencatat sampai lupa," klakar JK yang kemudian disambut tawa oleh para hadirin.

"Ini kadang-kadang 5 kali seminggu, tapi sekarang tidak karena beliau sering keluar daerah jadi aman-aman saja kita sekarang agak santai," tambah JK.

JK pun membandingkan gaya kepemimpinan yang dilakukan pada zaman Pak Soeharto waktu itu. Dia mengatakan, sikap otoriter yang dilakukan pada masa itu, pengambilan keputusan atau rapat hanya dilakukan dalam waktu satu bulan sekali.

Advertisement

Akan tetapi JK menekankan, sikap kepemimpinan yang dilakukan oleh Jokowi justru belajar dari masa lalu. Sebab, berkaca pada zaman Pak Soeharto dengan sikap otoriternya justru mengancam pemerintahannya sendiri.

"Apa sebenernya berdasarkan sejarah, kita kenapa Soeharto jatuh, kenapa Venuzuela tidak kepastian perang saudara, karena pemerintahannya otoriter dan nepotisme, otoriter Pak Harto 30 tahun, kemudian ekonomi banyak dikuasai orang terbatas. Maka jatuhlah Pak Harto," jelasnya.

Baca juga:
Presiden Jokowi: Saya dan Rakyat Indonesia Bangga Atas Prestasi Timnas U-22
Presiden Jokowi Janji Bangun 1.000 Balai Latihan Kerja Komunitas di Pesantren
Jokowi ke Masyarakat: Pinjaman KUR Harus Dibayar, Diangsur Secara Disiplin
5 Candaan Jokowi dan Menteri Ekonominya, Bikin yang Dengar Tertawa Terbahak-bahak
Sambangi Pesantren di Tasikmalaya, Jokowi Cek Penyaluran KUR untuk Petani & Peternak

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.