LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Wapres JK: Kita masih kaji nilai divestasi saham Freeport

PT Freeport Indonesia sendiri membanderol 10,64 persen sahamnya senilai USD 1,7 miliar atau sekitar Rp 23,6 triliun.

2016-01-15 15:38:00
Freeport
Advertisement

Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengatakan, pemerintah tengah mengkaji nilai yang sebenarnya untuk 10,64 persen saham yang ditawarkan PT Freeport Indonesia kepada pemerintah Indonesia.

PT Freeport Indonesia sendiri membanderol 10,64 persen sahamnya senilai USD 1,7 miliar atau sekitar Rp 23,6 triliun.

"Ya tentu sedang dikaji kan. Karena bukan uang kecil. Kalau uangnya hanya sejuta, dua juta langsung saja. Inikan triliunan jadi sedang di kaji," tutur JK di kantornya, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Jumat (15/1).

Advertisement

JK mengaku belum mendapat laporan terkini dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral mengenai nilai saham Freeport tersebut. "Enggak, belum, belum. Kita juga baru awal kan," ucap JK.

"Pemerintah lagi mengkaji appraisalnya, nilai yang benarnya berapa," imbuh JK.

Sebelumnya, Kementerian ESDM telah menerima surat penawaran saham dari PT. Freeport. Dalam penawaran tersebut, perusahaan tambang asal Amerika Serikat ini mengajukan tawaran saham 10,64 persen sesuai dengan Peraturan Pemerintah nomor 77 tahun 2014.

Advertisement

"Mereka menawarkan 10,64 persen dan tentunya dalam pengeluaran tersebut yang 100 persen USD 16,2 miliar, kemudian yang 10,64 persen jadi USD 1,7 miliar atau Rp 23,6 triliun. Setelah menyampaikan tawarannya tugas pemerintah melakukan evaluasi, nanti kita akan membahas dengan tim lintas kementerian," ujar Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Minerba), Bambang Gatot dalam konferensi pers di Balai Kartini, Jakarta, Selasa (14/1).

Nantinya, kata dia, penawaran 10,46 persen akan dievaluasi pemerintah. Untuk itu, pihaknya akan menunjuk independent value atau tim lintas kementerian guna mengevaluasi saham yang ditawarkan.

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.