Wagub Gorontalo Optimistis Waduk Bulango Ulu Jadi Sumber PAD Besar
Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie yakin Waduk Bulango Ulu akan rampung tahun 2026 dan menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang signifikan, sekaligus mendorong ekonomi lokal.
Wakil Gubernur (Wagub) Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie menyatakan optimisme tinggi bahwa pembangunan strategis nasional Waduk Bulango Ulu akan menjadi salah satu sumber pendapatan asli daerah (PAD) yang besar bagi wilayah tersebut. Waduk ini ditargetkan rampung pada tahun 2026 dan memberikan dampak signifikan bagi daerah.
Optimisme ini disampaikan Wagub Idah saat mendampingi anggota DPR RI Komisi XII Rusli Habibie meninjau progres Pembangunan Strategis Nasional (PSN) Waduk Bulango Ulu di Kecamatan Bulango Ulu, Kabupaten Bone Bolango, pada Senin (5/1/2026). Peninjauan tersebut bertujuan untuk melihat langsung perkembangan proyek vital ini.
Selain berfungsi sebagai infrastruktur pengairan, waduk ini diharapkan dapat dikembangkan menjadi kawasan wisata unggulan yang terkelola secara terintegrasi. Potensi ini diharapkan mampu membuka peluang ekonomi baru bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di sekitar kawasan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Gorontalo.
Potensi Ekonomi dan Pariwisata Waduk Bulango Ulu
Waduk Bulango Ulu memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata yang menarik. Pengelolaan kawasan waduk secara terintegrasi dapat menarik lebih banyak wisatawan, yang pada gilirannya akan menggerakkan roda perekonomian lokal.
Pengembangan kawasan ini memerlukan kolaborasi erat antara Pemerintah Provinsi Gorontalo dan Pemerintah Kabupaten Bone Bolango. Sinergi lintas pemerintahan ini diyakini mampu menjadikan waduk sebagai aset daerah yang bernilai ekonomi tinggi, mendorong peningkatan PAD, serta menciptakan peluang usaha bagi para pelaku UMKM.
Pergerakan ekonomi dari kawasan bendungan ini sudah mulai terasa, bahkan saat ini banyak kepala desa memilih mempertahankan lahan mereka. Hal ini karena mereka melihat potensi pengembangan vila dan usaha wisata yang menguntungkan serta berdampak langsung bagi daerah.
Progres Pembangunan dan Target Penyelesaian
Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi II Gorontalo, Ali Rahmat, melaporkan bahwa progres pembangunan Waduk Bulango Ulu saat ini telah mencapai 91,5 persen. Dengan capaian ini, ia optimistis waduk tersebut dapat diselesaikan pada tahun 2026 dan segera memberikan manfaat bagi masyarakat.
Ali Rahmat menambahkan bahwa pengisian awal waduk (impounding) ditargetkan dimulai pada Maret 2026. Dengan memanfaatkan dua musim hujan, kapasitas air waduk diperkirakan dapat terisi hingga minimal 75 persen dari total kapasitasnya.
Waduk Bulango Ulu mulai dibangun pada tahun 2019 dengan total anggaran mencapai Rp2,46 triliun. Bendungan ini dirancang untuk memiliki kapasitas tampung 93,549 juta meter kubik dan luas genangan mencapai 549,11 hektare.
Komitmen Pengawalan Anggaran dan Manfaat Strategis
Pada kesempatan peninjauan, Wagub Idah Syahidah turut menitipkan perhatian khusus terkait anggaran pembangunan yang saat ini masih berstatus 'dibintangi'. Anggota DPR RI Rusli Habibie menyatakan komitmennya untuk mengawal anggaran tersebut.
Pengawalan anggaran ini sangat penting mengingat Waduk Bulango Ulu merupakan bagian dari Program Strategis Nasional. Keberlanjutan dan kelancaran proyek ini akan memastikan bahwa tujuan pembangunan dapat tercapai sepenuhnya.
Manfaat strategis waduk ini sangat beragam, termasuk penyediaan infrastruktur pengairan untuk pertanian, pengendalian banjir, serta potensi pengembangan pembangkit listrik tenaga air. Ini akan berkontribusi signifikan terhadap ketahanan pangan dan air di Gorontalo.
Sumber: AntaraNews