Virus Zika dongkrak penjualan asuransi perjalanan ke Amerika Latin
"Kami melihat pertumbuhan penjualan tersebut ketika ada serangan teroris."
Penjualan asuransi perjalanan ke Amerika Latin meningkat. Ini seiring meluasnya persebaran Zika, virus yang mengancam perkembangan otak bayi, di kawasan tersebut.
Senin lalu, World Health Organization (WHO) mengeluarkan status darurat kesehatan internasional. Sebab, virus yang sudah mengakibatkan cacat pada ribuan bayi di Brazil tersebut dinilai bisa menginfeksi sebanyak 4 juta orang di daratan Amerika.
RoamRight, salah satu penyedia asuransi perjalanan terbesar di Amerika Serikat, menyebut, pada Januari lalu, pemasukannya melompat 81 persen. Ini lantaran produk asuransinya memasukkan klausul penggantian biaya perjalanan ke area terdampak Zika.
"Kami melihat pertumbuhan penjualan tersebut ketika ada serangan teroris atau kejadian lain yang membuat orang berpikir untuk mengasuransikan ongkos perjalanan mereka," kata Linda Fallon, head of RoamRight, seperti dikutip reuters, Selasa (2/2)
Kendati demikian, RoamRight enggan mengestimasi berapa besar keuntungannya bakal terdongkrak. Sebab, perusahaan berbasis di Maryland itu belum mengetahui seberapa banyak nasabah bakal mengajukan klaim.
RoamRight juga belum memikirkan untuk menaikkan premi harus dibayar nasabah.
Anak usaha Arch Capital Group Ltd itu bakal mengganti 75 persen klaim penggantian ongkos perjalanan yang hangus alias tak bisa dikembalikan. Mulai dari tiket pesawat, hotel, tur, hingga tur wisata.
Sejauh ini, banyak maskapai dan jaringan hotel masih membantah terjadi pembatalan pemesanan lantaran virus Zika.
(mdk/yud)