Usai terbakar, Kilang LNG Tangguh train 2 mulai beroperasi
Secara bertahap produksi dari kilang sudah mendekati normal produksi sebesar 3,8 juta ton per tahun.
Satuan Kerja Sementara Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SK Migas) menegaskan Kilang LNG Tangguh train 2, yang berhenti karena insiden kebakaran pada 6 November 2012, sudah mulai beroperasi.
"Kilang LNG Tangguh train 2 sudah mulai berproduksi sejak tanggal 8 Desember jam 05.00 pagi dan sekarang sedang melakukan stabilisasi produksi," ujar Kepala Divisi Humas, Sekuriti dan Formalitas SK Migas Hadi Prasetyo di Jakarta, Senin (10/12).
Hadi menambahkan produksi Kilang Tangguh train 2 akan kembali normal hingga mencapai 3,8 juta ton per tahun dalam waktu dekat. "Tidak lama lagi, secara bertahap produksi dari kilang sudah mendekati normal produksi," katanya.
Sebelumnya, kilang gas alam cair (LNG) Tangguh train 2, yang berlokasi di Teluk Bintuni, Papua Barat, berhenti beroperasi. Hal ini disebabkan terjadi kebakaran pada unit refrigerant kilang tersebut.
(mdk/arr)