Usai sertijab, Rizal Ramli baca puisi karangan WS Rendra
Rizal mengisyaratkan bahwa kendati keluar dari pemerintahan, perjuangannya tidak akan berakhir.
Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman menggelar acara serah terima jabatan (Sertijab) dari Rizal Ramli ke Luhut Binsar Pandjaitan. Usai acara, ada satu kejadian unik yaitu Rizal Ramli membaca puisi WS Rendra.
Dalam puisi ini, Rizal mengisyaratkan bahwa kendati keluar dari pemerintahan, perjuangannya tidak akan berakhir untuk ikut membangun bangsa.
"Mau di luar dan di dalam, itu tidak penting-penting amat. Karena di mana pun kita berada, kita harus mampu mengubah Indonesia ke arah lebih baik," kata Rizal Ramli.
Kemudian, sambil mengambil teks puisi WS Rendra dari saku jasnya, Rizal membacakan sebait puisi karya sahabatnya itu.
"Kita bacakan saja quotation puisinya Rendra yang juga sahabat lama saya. Dia katakan, 'Kemarin dan esok adalah hari ini. Bencana dan keberuntungan sama saja. Langit di luar, langit di badan, bersatu dalam jiwa'," katanya.
Dalam perombakan kedua Kabinet Kerja pada Rabu (27/7), Presiden Jokowi mengganti Rizal dengan Luhut Binsar Panjaitan yang sebelumnya menjabat sebagai Menko Politik, Hukum dan Keamanan (Polhukam).
Rizal Ramli yang merupakan aktivis sejak duduk di ITB, memang cukup kritis terhadap pemerintah, termasuk saat menjabat sebagai Menko Kemaritiman. Mantan menteri era Presiden Abdurrahman Wahid itu banyak membuat kontroversi dan kerap memberikan pernyataan reaktif, bahkan terhadap kinerja menteri atau pejabat lainnya.
Baca juga:
Saat sertijab, Rizal Ramli sebut sudah bagai kakak adik dengan Luhut
Adhie Massardi: Ahok kongkalikong dengan pengembang tumbangkan Rizal
Jokowi akhirnya copot para pembuat gaduh di kabinet
Perang urat syaraf Rizal Ramli dan Ahok berakhir reshuffle
Kisah Rizal Ramli & Sudirman Said tak pernah akur saat jadi menteri
Operasional organisasi CPO Indonesia-Malaysia selangkah lagi
Dicopot dari menteri, Rizal Ramli & Sudirman Said pamitan di Twitter