Usai gempa, PLN pastikan listrik Mentawai kembali stabil
"Langsung hidup kemarin. Dipadamkannya sekitar 1 jam kalau tidak salah."
PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) memastikan aliran listrik di Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, sudah stabil. Perusahaan setrum negara itu sempat memutus aliran listrik saat wilayah itu dilanda gempa, kemarin malam.
"Langsung hidup kemarin. Dipadamkannya sekitar 1 jam kalau tidak salah. Sekarang benar-benar stabil, sudah tidak apa-apa," kata Direktur Utama PLN Sofyan Basir di Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta, Kamis (3/3).
Sebelum distabilkan, sofyan mengaku sempat khawatir gempa tersebut membawa dampak lebih besar.
"Ya takut, tapi hanya sebentar, habis itu langsung aman, listrik dihidupkan kembali buat kepentingan masyarakat," imbuhnya.
Kemarin, Juru Bicara Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho menyebut Mentawai dilanda gempa berkekuatan 8,3 skala richter sekitar pukul 19:49:41 WIB.
Gempa terjadi di lokasi 5.16 LS,94.05 BT atau 682 km Barat Daya Kepulauan Mentawai, Sumbar. Gempa di kedalaman 10 kilometer itu berpotensi tsunami.
Gempa kembali terulang pukul 13.03.04 waktu setempat, hari ini. Berkekuatan 5,1 Skala Richter.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut gempa tersebut berpusat pada 4,83 Lintang Selatan (LS) dan 94,07 Bujur Timur (BT) berjarak 658 kilometer arah barat daya Kepulauan Mentawai, pada kedalaman 10 kilometer di bawah tanah.
(mdk/yud)