LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Upah naik, Grand Kartech pilih beralih ke mesin

Perusahaan rekayasa dan manufaktur itu mengklaim telah menggaji pegawainya diatas UMP saat ini.

2013-11-08 11:55:28
Upah Buruh
Advertisement

Emiten baru Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Grand Kartech lebih memilih mengurangi jumlah tenaga kerja dan beralih menggunakan mesin. Ini untuk mencegah pembengkakan biaya operasional akibat penaikan upah minimum provinsi (UMP).

"Kami lebih membeli alat ketimbang menambah sumber daya manusia, jadi satu orang bisa mengoperasikan beberapa alat berat untuk mengefisienkan produksi kami," ujar Direktur Utama PT Grand Kartech Tbk Kenneth Sutardja, di Jakarta, Jumat (8/11).

Kenneth mengaku, pihaknya telah menggaji para pegawai di atas UMP DKI Jakarta yang berlaku saat ini. Jika para pegawai terus menuntut UMP sebesar Rp 3,7 juta per bulan maka perseroan memutuskan untuk mengurangi jumlah tenaga kerja.

Advertisement

"Yang pasti penambahan mesin ditujukan untuk melakukan optimalisasi produksi sehingga kapasitas mesin kami akan bertambah setiap tahunnya," tegasnya.

Akibat adanya penaikan UMP ini, dia menambahkan, jika harus merekrut pegawai baru, maka itu akan dilakukan dengan lebih selektif.

"Mungkin ada karyawan baru, tapi akan terbatas jumlahnya. Orang yang memiliki keahlian menggunakan mesin saja yang akan kami rekrut," katanya.

Advertisement

Grand Kartech adalah perusahaan rekayasa dan manufaktur. Mereka memiliki keahlian merancang, membangun peralatan dan mesin untuk berbagai sektor industri.

(mdk/yud)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.