Uni Emirat Arab Tertarik Bangun Kawasan Wisata Halal di Aceh
Menteri Investasi/Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia mengatakan, UAE sejauh ini memang telah berniat untuk membangun kawasan wisata halal di Aceh. Pemerintah sendiri, saat ini tengah melakukan langkah-langkah, termasuk menyiapkan insentif dan izin yang diminta.
Uni Emirat Arab (UAE) berniat untuk melakukan investasi di sektor pariwisata halal di Provinsi Aceh. Adapun indikasi nilai yang akan diinvestasikan adalah sebesar USD700 juta.
Menteri Investasi/Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia mengatakan, UAE sejauh ini memang telah berniat untuk membangun kawasan wisata halal di Aceh. Pemerintah sendiri, saat ini tengah melakukan langkah-langkah, termasuk menyiapkan insentif dan izin yang diminta.
"Insya Allah bulan November kami akan ke Uni Emirat Arab, kalau jadi. Rencana dengan rombongan mungkin Pak Sandi (Menter Pariwisata dan Ekonomi Kreatif juga akan ikut," kata Bahlil dalam Penandatanganan Nota Kesepahaman Kerja Sama di Bidang Penanaman Modan Pada Sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Senin (22/8).
Dia menyebutkan, kunjungan ke UAE tersebut dilakukan untuk membahas rencana investasi pariwisata halal tersebut. Mengingat, ada beberapa persoalan terkait dengan masalah perizinan dan lainnya.
"Persoalan wisata halal memang di Indonesia ini gampang-gampang susah kita lihat, mana yang halal dan mana yang bukan halal jadi tergantung barang ini," kata dia.
Baca juga:
Ma'ruf Amin Ungkap Langkah Strategis Pengembangan Industri Produk Halal
Gerindra akan Dorong Sumatera Barat Jadi Destinasi Wisata Halal ke Sandiaga
Ma'ruf Amin Sebut Sidoarjo Berpotensi Jadi Kawasan Industri Halal
Pesan Penting Ma'ruf Amin untuk Industri Halal di Jawa Timur
MUI: Peredaran Miras Kontraproduktif dengan Pariwisata Halal
Wapres Ma'ruf Amin Harap Pameran Artefak Islam Dongkrak Wisata Halal di Banten