LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Uji Klinis Vaksin Covid-19 di BPOM Masih Tunggu Data Sinovac

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, tahun ini 15 juta vaksin dalam bentuk bahan mentah juga akan tiba. Sementara tahun depan ada 1,8 juta vaksin dalam bentuk jadi.

2020-12-14 15:34:20
Vaksin Sinovac
Advertisement

Pemerintah Jokowi tengah mengupayakan agar uji klinis vaksin covid-19 yang dilakukan Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) segera rampung. Sehingga vaksinasi dapat segera dilakukan.

Sebanyak 1,2 juta dosis vaksin sebelumnya sudah tiba di Indonesia. Ini dinilai bisa menjadi game changer dalam situasi pandemi ini.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, tahun ini 15 juta vaksin dalam bentuk bahan mentah juga akan tiba. Sementara tahun depan ada 1,8 juta vaksin dalam bentuk jadi.

Advertisement

"Kita berharap emergency use authorization sudah dapat diterbitkan BPOM," ujar Menko Airlangga dalam Bisnis Indonesia Award 2020, Senin (14/12).

Airlangga menjelaskan, saat ini BPOM masih menunggu sejumlah data dari Sinovac sebagai penyuplai vaksin. Selain itu juga menunggu hasil uji klinis dari Bandung dan Brasil.

"Dengan data yang ada secara saintifik, dari BPOM bisa keluarkan emergency use authorization. Pelaksanaan ini kita dorong untuk membangkitkan rasa aman dan kepercayaan masyarakat tidak hanya terhadap konsumsi tapi juga berkegiatan sehari-hari,” kata Menko.

Advertisement

Dalam hematnya, kepercayaan publik ini berdampak pada pemulihan ekonomi. Sebab, krisis kesehatan ini membuat laju pertumbuhan ekonomi terpukul. Pada triwulan II-2020, produk domestik bruto Indonesia tercatat minus 5,32 persen, dan mulai membaik pada kuartal III-2020 yakni minus 3,49 persen.

Reporter: Pipit Ika Ramdhani

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
IDI: Vaksin Alat Terbesar Turunkan Serendah-rendahnya Penularan Covid-19
Alasan Pemerintah Pilih Vaksin Sinovac: Paling Terdepan
Dubes RI untuk UEA Minta Warga Tidak Takut Divaksin agar Kondisi Kembali Normal
BPKN Usul Harga Vaksin Covid-19 Maksimal Rp100.000
CEK FAKTA: Hoaks Tautan Pendaftaran Penerimaan Vaksin Sinovac Gratis
PKS Pesan BPOM Hati-Hati Soal Vaksin Sinovac, Jangan Kejar Tayang

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.