LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Uang sewa JICT diduga digunakan bayar bunga global bond Pelindo II

Direktur Komersil Pelindo II, Saptono Irianto mengatakan, pada saat penerbitan global bond, proyek-proyek masih dalam pra Feasibility Study (studi kelayakan usaha). Pihaknya pun berharap proyek-proyek yang digarap dengan global bond dapat berjalan.

2017-03-24 19:16:54
PT Pelindo
Advertisement

Panitia Khusus Angket DPR RI tentang Pelindo II menyebut bahwa uang sewa perpanjangan Jakarta Inernational Container Terminal (JICT) dan TPK Koja terindikasi melanggar Undang-Undang dan merugikan keuangan negara. Sebab, dana tersebut digunakan untuk membayar bunga global bond sebesar Rp 1,2 triliun per tahun.

"Iya bunga global bond Rp 1,2 triliun per tahun dibayar bukan dari proyek melainkan uang sewa perpanjangan JICT dan Koja," kata Direktur Keuangan Pelindo II, Iman Rahman dalam rapat Pansus Pelindo II di Senayan, Jakarta.

Iman mengakui, Pelindo II selama ini mampu membayar bunga karena tertolong dari perpanjangan JICT-Koja.

Advertisement

Direktur Komersil Pelindo II, Saptono Irianto mengatakan, pada saat penerbitan global bond, proyek-proyek masih dalam pra Feasibility Study (studi kelayakan usaha). Pihaknya pun berharap proyek-proyek yang digarap dengan global bond dapat berjalan.

"Kalibaru tahap I (NPCT-1) memang belum berjalan penuh. Kami berharap ke depannya Kalibaru dapat beroperasi penuh. Apalagi transhipment akan kami jalankan," kata Saptono.

Sementara itu, Mantan Direktur Keuangan Pelindo II, Orias Petrus Mudak mengaku tidak tahu jika Global Bond tidak sesuai dengan Rencana Kerja Anggaran Perusahaan (RKAP) Pelindo II.

Advertisement

"Soal ketidaksesuaian RKAP yang ditanyakan Pansus, kami akui tidak tahu. Tugas saya cari uang. Penggunaanya silahkan tanya Direksi sekarang," kata Orias.

Sebelumnya, Ketua Pansus Pelindo II Rieke Diah Pitaloka menyayangkan demi membayar utang global bond, Pelindo II tabrak aturan dan Undang-Undang. "Saya heran proyek-proyek masih dalam pra FS tapi bisa tarik global bond yang sangat besar. Siapa sebetulnya investor global bond?" tutur Rieke.

Baca juga:
BPK tak boleh ragu audit keuangan JICT
PGN pasok gas bumi untuk operasional Pelindo III
Mei, 1.000 pelaku industri pelabuhan dunia kumpul di Bali
Ini pesan Menteri Rini kepada IPC dalam majukan pelabuhan

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.