LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Turunnya Harga Tiket Pesawat Tak Berpengaruh di Bandara Adi Soemarmo

Kebijakan Menteri Perhubungan tersebut tidak berpengaruh terhadap jumlah penumpang pesawat di Solo. Di Bandara Internasional Adi Soemarmo, jumlah penumpang per hari hanya di bawah 3 ribu orang.

2019-05-20 13:02:02
harga tiket
Advertisement

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah mengeluarkan keputusan terkait penurunan Tarif Batas Atas (TBA) harga tiket pesawat dari 12-16 persen. Keputusan tersebut berlaku paling lambat 18 Mei 2019. Sejumlah maskapai harus menurunkan tarif tiket yang selama ini dinilai mahal.

Kendati penurunan tarif sudah diberlakukan sejak Sabtu lalu, namun kebijakan Menteri Perhubungan tersebut tidak berpengaruh terhadap jumlah penumpang pesawat di Solo. Di Bandara Internasional Adi Soemarmo, jumlah penumpang per hari hanya di bawah 3 ribu orang.

"Penurunan tarif batas atas sudah diberlakukan Sabtu kemarin. Tapi tidak berpengaruh di sini. Jumlah penumpang kita hanya 3 ribu per hari," ujar General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Adi Soemarmo Solo, Abdullah Usman kepada merdeka.com, Senin (20/5).

Advertisement

Menurut Usman, jumlah penumpang pada hari biasa sebelum mahalnya tiket mencapai 4 ribu orang per hari. Dia berharap jumlah penumpang akan kembali normal pada H-14 Lebaran nanti.

"Saya harapkan dua minggu sebelum Lebaran nanti jumlah penumpang akan naik," katanya.

Lebih lanjut Usman mengemukakan, untuk mengantisipasi melonjaknya penumpang maskapai Lion Air telah mengajukan penerbangan ekstra ke Jakarta. Sedangkan untuk maskapai lainnya belum ada yang mengajukan.

Advertisement

"Extra flight baru Lion Air yang disetujui untuk rute Solo-Jakarta. Nanti akan mulai terbang pada H-7," katanya.

Sementara itu akibat mahalnya tiket, sejumlah maskapai mulai mengurangi volume penerbangan reguler. Menurut Usman, sejak sebulan lalu Garuda Indonesia dan Lion Air mengurangi frekuensi penerbangannya dari 5 menjadi 3 kali sehari ke Jakarta.

"Mereka cancel penerbangan reguler karena load factornya di bawah 60 persen," pungkas dia.

Baca juga:
Kuartal I, Traveloka Catat 70 Persen Pembelian Tiket Pesawat untuk Rute Luar Negeri
Tiket Mahal, Pemudik Melalui Bandara Adi Soemarmo Diprediksi Hanya Naik 7 Persen
DPR Imbau Kemenhub & Pihak Terkait Duduk Bersama Evaluasi Harga Tiket Pesawat
Ini Daftar Lengkap Tarif Batas Atas Tiket Pesawat Semua Rute Domestik
Dirjen Perhubungan Udara Umumkan Penurunan Tarif Tiket Pesawat
Tiket Pesawat Mahal, Jumlah Penumpang Kereta Api Naik 5 Persen

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.