Turun dari kursi bos Garuda Indonesia, Pahala Mansury 'mendarat' di PLN?
Pahala saat ini tengah menjalani assessement untuk masuk ke jajaran direksi PT PLN (Persero), tepatnya untuk posisi direktur keuangan. Hanya saja, ketika hal ini dikonfirmasi ke Pahala, dia memilih bungkam. Sebelum di Garuda Indonesia pada 2017, dia pernah di Bank Mandiri sejak 2003.
Pahala N Mansury resmi dicopot dari jabatan direktur utama Garuda Indonesia. Nampaknya, Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) masih ingin memakai keahlian Pahala yang memiliki latar sektor keuangan di salah satu BUMN.
Dari informasi yang diterima Liputan6.com, Pahala saat ini tengah menjalani assessement untuk masuk ke jajaran direksi PT PLN (Persero), tepatnya untuk posisi direktur keuangan. Seperti diketahui, jika dibandingkan dengan Garuda Indonesia, PLN jauh lebih besar dari sisi aset hingga tantangannya.
Hanya saja, ketika hal ini dikonfirmasi ke Pahala, dia memilih bungkam. "Kita masih belum tahu mau jadi dirkeu PLN, saya juga belum tahu," kata dia di kantor Garuda Indonesia, Cengkareng, Rabu (12/9).
Lahir pada 1971, Pahala adalah lulusan sarjana akuntansi pada Universitas Indonesia dan MBA program studi Finance pada Stern School of Business, New York University, Amerika Serikat.
Sebelum di Garuda Indonesia pada 2017, dia pernah di Bank Mandiri sejak 2003. Di sini Pahala pernah menjabat sebagai Kepala Pengembangan Korporasi, Perubahan Manajemen Kantor dan Riset Ekonomi hingga 2006. Setelah itu dia menjadi direktur keuangan.
Reporter: Ilyas Istianur Praditya
Sumber: Liputan6
Baca juga:
Pascagempa Lombok, PLN pastikan pasokan listrik kembali normal
PLN raih 10 penghargaan program CSR di ajang Indonesia SDGs Award 2018
PLN sambut baik dana subsidi penyambungan listrik baru Rp 1,21 triliun di 2019
Menteri Jonan: Saya mohon badan usaha dan PLN gunakan produksi dalam negeri
Menteri Jonan minta Rp 1,21 triliun untuk subsidi pemasangan penyambungan listrik
Sempat terganggu, PLN normalkan kembali jaringan listrik Jawa-Bali
Ini penyebab listrik Bali dan sebagian Jawa Timur padam total