Tuju Candi Borobudur akan lebih mudah karena kereta bandara Solo
Tuju Candi Borobudur akan lebih mudah karena kereta bandara Solo. Menteri Budi mengilustrasikan, para wisatawan yang akan ke Borobudur bisa mendarat ke Solo dan kemudian makan atau berwisata kuliner di Solo dan melanjutkan perjalanan ke Yogyakarta dan Borobudur melalui kereta bandara. Demikian juga sebaliknya.
Pembangunan kereta bandara di Solo, Semarang dan Yogyakarta yang terintegrasi dengan stasiun kereta dimaksudkan untuk mendukung akses wisata Candi Borobudur. Dengan fasilitas kereta bandara tersebut diharapkan para wisatawan akan lebih mudah mengakses obyek wisata andalan, Candi Borobudur.
Pernyataan tersebut diungkapkan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi disela kunjungan Presiden Joko Widodo ke Bandara Internasional Adi Soemarmo Solo, Sabtu (8/4). Dia mengatakan setelah pembangunan selesai wisatawan bisa mengakses ke Candi Borobudur dari ketiga jalur kereta bandara.
"Satu bandara itu selayaknya dihubungkan dengan transportasi yang paling efisien, apa itu, ya jawabnya kereta api. Seperti di negara-negara maju, seperti Jepang, Korea dan lainnya. Solo ini menjadi tempat baru, menjadi kolaborasi antara Jogja dan Semarang. Tentu ini akan menguatkan destinasi wisata yang ada di wilayah ini," jelasnya.
Menteri Budi mengilustrasikan, para wisatawan yang akan ke Borobudur bisa mendarat ke Solo dan kemudian makan atau berwisata kuliner di Solo dan melanjutkan perjalanan ke Yogyakarta dan Borobudur melalui kereta bandara. Demikian juga sebaliknya.
"Sebaliknya wisatawan bisa turun di Jogja dan berbelanja ke Solo, setelah ke Borobudur," jelas Menteri Budi.
Baca juga:
Pembangunan kereta bandara Solo telan biaya sampai Rp 1 triliun
Adi Soemarmo menjadi bandara ke 4 terintegrasi dengan stasiun kereta
Ini rekayasa lalu lintas penutupan perlintasan kereta sebidang
Penutupan kereta sebidang masih uji coba, jika bikin macet direvisi
Berbagai alasan ini bikin DPRD DKI dukung tutup lintasan kereta api
Banyak orang bunuh diri alasan Pemprov DKI tutup perlintasan KA
Banyak penumpang KRL mengeluhkan kondisi Stasiun Rangkasbitung