Travel agen bakal bernasib seperti wartel jika tak ada transformasi digital
Menurutnya, travel agen harus berpikir untuk go digital karena pada praktiknya perusahaan-perusahaan dengan valuasi tertinggi di dunia merupakan perusahaan berbasis digital, di antaranya Apple, Alphabet Inc. (perusahaan induk Google), dan Amazon.
Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya memprediksikan nasib travel agen akan serupa warung telekomunikasi (wartel) yang tergilas perkembangan teknologi jika tidak melakukan transformasi signifikan.
"Saya meyakinkan semua travel agen kalau tidak berubah saya jamin Anda pasti mati," kata Arief Yahya seperti dikutip Antara, Kamis (24/8).
Dia pun bercerita mengenai pengalamannya menjadi Direktur Utama PT Telkom ketika wartel masih dalam masa jayanya. Saat itu, PT Telkom memiliki jaringan hingga 124.000 wartel di seluruh pelosok Tanah Air.
"Wartel adalah walk in service dan travel agen yang masih manual itu persis wartel, jadi kalau masih saja tetap manual pasti mati," katanya.
Menurutnya, travel agen harus berpikir untuk go digital karena pada praktiknya perusahaan-perusahaan dengan valuasi tertinggi di dunia merupakan perusahaan berbasis digital, di antaranya Apple, Alphabet Inc. (perusahaan induk Google), dan Amazon.
Di bidang pariwisata juga, kata dia, sebanyak 70 persen konsumennya sudah menggunakan teknologi digital dari mulai riset destinasi hingga pembayaran saat membeli paket wisata.
Dia menilai, seluruh perusahaan manual ke depan akan tergilas oleh perusahaan berbasis digital. Dia mencontohkan, nilai perusahaan Traveloka lebih tinggi dari travel agen Panorama dan Bayu Buana.
Sebagai perusahaan yang listing di bursa, value Traveloka mencapai hampir Rp 15 triliun. Sementara Panorama yang sudah puluhan tahun bergerak di bidang pariwisata memiliki value kurang dari Rp 1 triliun.
Oleh karena itu, dia meyakinkan seluruh travel agen yang masih berbasis manual untuk melakukan transformasi menjadi perusahaan berbasis digital agar bisa berkembang sesuai zamannya.
Baca juga:
Pertemuan Bank Dunia-IMF di RI diprediksi raup 20.000 wisman dan devisa USD 24 juta
Selain Bali, Pemerintah siapkan 6 destinasi wisata untuk peserta IMF World Bank
Bank Mandiri gandeng Traveloka beri nasabah paket wisata murah ke 10 destinasi
Menhub Budi sebut banyak penambahan penerbangan internasional di 2017
Menikmati wisata ladang minyak berusia ratusan tahun di Bojonegoro
Tri Suswati, istri Kapolri Tito tak bisa berenang tapi hobi diving
Terumbu karang dirusak di Labuan Bajo, Kemenhub diminta turun tangan