LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Total Bangun targetkan belanja modal Rp 50 miliar tahun depan

PT Total Bangun Persada Tbk menargetkan belanja modal pada tahun depan sebesar Rp 50 miliar. Jumlah tersebut setengah lebih rendah dibandingkan dengan alokasi belanja modal tahun ini sebesar Rp 100 miliar. Keputusan perseroan menurunkan belanja modal karena pengeluaran tahun depan tidak akan sebesar tahun ini.

2017-08-07 17:25:26
infrastruktur
Advertisement

PT Total Bangun Persada Tbk menargetkan belanja modal pada tahun depan sebesar Rp 50 miliar. Jumlah tersebut setengah lebih rendah dibandingkan dengan alokasi belanja modal tahun ini sebesar Rp 100 miliar.

Presiden Direktur Total Bangun Persada Janti Komadjaja mengatakan keputusan perseroan menurunkan belanja modal karena pengeluaran tahun depan tidak akan sebesar tahun 2017. Adapun, pengeluaran tahun ini sebesar Rp 100 miliar digunakan untuk pembelian tanah untuk menyimpan peralatan besar.

"Belanja modal tahun depan sebesar Rp 50 miliar, karena kita tidak berencana membeli tanah. Tahun ini ada rencana untuk beli tanah makanya mencapai Rp 100 miliar dan itu sudah deal," ujar Janti di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (7/8).

Janti menambahkan belanja modal perseroan 2017 sepanjang kuartal II sudah terserap sebesar Rp 6,5 miliar dari total Rp 100 miliar. Angka tersebut belum terserap cukup banyak, karena perusahaan belum melakukan pembayaran tanah.

"Masih Rp 6,5 miliar yang terserap, masih jauh. Karena kita belum melakukan pembayaran tanah yang dibeli tahun ini. Tanah nya sudah ada, sudah sepakat, tetapi ada admistrasi yang harus dilengkapi lagi. Lokasinya di daerah Bogor," jelasnya.

Sementara itu, hingga kuartal II tahun ini, perseroan telah mencatat laba bersih sebesar Rp 127 miliar dan pendapatan sebesar Rp 1,41 triliun, dengan kenaikan masing-masing sebesar 9,3 persen dan 12,1 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

"Nilai kontrak yang diperoleh hingga akhir Juli 2017, sebesar Rp 2,67 triliun, proyek yang ditangani berupa gedung hunian bertingkat dan perkantoran. Nilai proyek yang sedang dihitung oleh perseroan saat ini sebesar Rp 7,1 triliun. Proyek swasta akan mendominasi portofolio perusahaan," pungkasnya.

Advertisement

Baca juga:
Usai Jepang dan Taiwan, RI jadi negara ketiga produksi kapal listrik
4 Kritik investasi dana haji, dari haram hingga iri pada Malaysia
Indonesia harusnya iri dengan Malaysia dalam kelola dana haji
Dermaga utara JICT sepanjang 720 meter mulai dioperasikan TPK Koja
DPR sebut haram dana haji digunakan untuk bangun infrastruktur
Investasi dana haji rentan untuk bayar utang jatuh tempo Rp 810 T

(mdk/sau)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.