Tol Trans Sumatera terkoneksi dengan pelabuhan penyeberangan
Keberadaan jalan tol tersebut tidak hanya sekadar melintasi Lampung tapi memberikan pengaruh bagi masyarakat. Ridho meminta dukungan dari Presiden Joko Widodo agar jalan tol ini memberikan banyak manfaat untuk kesejahteraan warga Lampung.
Gubernur Lampung, Muhammad Ridho Ficardo menyebut bahwa Jalan Tol Trans Sumatera ruas Bakauheni-Terbanggi Besar akan terkoneksi dengan pelabuhan penyeberangan.
"Jalan tol tersebut merupakan bagian sistem logistik nasional. Apabila dari Jakarta disambung melalui jalan tol menuju Pelabuhan Merak, akan ada 'bottlenecking', terutama saat akan melakukan penyeberangan. Ini harus segera kita benahi mengingat infrastruktur darat yang akan semakin baik," kata Ridho dikutip dari Antara, Minggu (21/1).
Dia menyebut, keberadaan jalan tol tersebut tidak hanya sekadar melintasi Lampung tapi memberikan pengaruh bagi masyarakat. Ridho meminta dukungan dari Presiden Joko Widodo agar jalan tol ini memberikan banyak manfaat untuk kesejahteraan warga Lampung.
Dalam kesempatan itu, gubernur Lampung itu juga meminta kepada Presiden agar lahan 3.000 hektare milik pemerintah pusat dapat dijadikan kawasan industri strategis.
"Jika lokasi yang tidak jauh dari Bakauheni ini jadi kawasan industri akan membuka lapangan kerja puluhan ribu warga Lampung," katanya.
Selain itu, kawasan tersebut juga sebagai hilirisasi yang memberikan nilai tambah terhadap produk Lampung sehingga dapat memberikan kesejahteraan masyarakat daerah setempat. "Sebagai sumber pangan nasional kami peringkat keempat dalam surplus beras. Belum lagi dengan komoditas lainnya seperti kopi, lada, dan cengkih. Saat ini banyak produk Lampung yang keluar dalam bentuk bahan mentah," ujarnya pula.
Ridho juga meminta agar Bandara Radin Inten II yang sudah direnovasi untuk dapat segera ditetapkan bandara internasional.
Sebagaimana diketahui, Presiden Joko Widodo meresmikan Jalan Tol Trans Sumatera ruas Bakuheni-Terbanggi Besar segmen ruas tol Seksi 1 (Pelabuhan-Bakauheni) sepanjang 8,9 km, dan Seksi 5 (Lematang-Kotabaru) sepanjang 5,64 km, sehingga total keseluruhan yang diresmikan adalah sepanjang 14,54 km.
Pembangunan ruas tol Seksi I dilakukan oleh PT PP (Persero) dan pembangunan ruas tol seksi 5 dilakukan oleh PT PT Waskita Karya (Persero) Tbk.
Baca juga:
Jokowi: Saya ingin Jalan Tol Bakauheni-Palembang selesai sebelum Asian Games
Presiden Jokowi naik truk pantau tol Trans Sumatera
Menteri Basuki: Pembangunan tol Trans Sumatera lebih 60 persen
Besok Presiden Jokowi bakal resmikan jalan Tol Trans Sumatera
Menteri Basuki: Tol Trans Jawa dan Trans Sumatera beroperasi 2018