LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Tol Cisumdawu bisa dilalui pemudik, tapi belum layak pakai

PT Jasa Sarana selaku Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) konstruksi Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) menyatakan, ruas tol tersebut memang bisa saja dibuka untuk pemudik di Lebaran 2017. Hanya saja tol yang rampung di seksi dua yaitu Rancakalong-Sumedang belum layak pakai.

2017-06-21 16:00:36
infrastruktur
Advertisement

PT Jasa Sarana selaku Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) konstruksi Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) menyatakan, ruas tol tersebut memang bisa saja dibuka untuk pemudik di Lebaran 2017. Hanya saja tol yang rampung di seksi dua yaitu Rancakalong-Sumedang belum layak pakai.

Direktur Utama PT Jasa Sarana Mulyadi mengatakan pihaknya mengaku tidak memiliki otoritas untuk membuka atau menutup Tol Cisumdawu saat musim mudik nanti, karena itu sepenuhnya berada dalam kewenangan Pemerintah Pusat.

"Kalau melihat kondisi yang ada, sudah mampu memungkinkan untuk dibuka. Namun harus diperhatikan bahwa jalan belum layak untuk dipakai," kata Mulyadi di Bandung, Rabu (21/6).

Meski hanya bersifat opsional, ‎dia menyatakan, pemerintah harus memperhatikan kelayakan jalan. Saat ini, Tol Cisumdawu belum memliki rambu memadai seperti tol lain yang sudah beroperasional.

"Jadi harus diperhatikan kelayakannya," jelasnya.

Mulyadi menjelaskan, keberadaan seksi 2 untuk jalur alternatif arus mudik, sama halnya dengan Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) Jakarta Timur. "Rambu-rambunya, aksesnya dan sebagainya (harus diperhatikan), sebagaimana (tol) Becakayu (Jakarta) sudah dipakai juga untuk mudik," jelasnya.

Sebelumnya, Ruas tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) sepanjang enam kilometer dioperasikan menjadi jalur alternatif arus mudik Lebaran 2017. Tol itu sebagai alternatif jika penumpukan terjadi di jalur utara dan jalur selatan via jalur arteri.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Barat, Dedi Taufik mengatakan, bahwa aktivasi tol Cisumdawu menjadi opsional saja, dan itu bisa dilakukan jika arus lalu lintas saat mudik dalam kondisi darurat. Bahkan, para pemudik tidak dianjurkan menggunakan ruas enam kilometer itu.
‎
Dia menilai, tol Cisumdawu belum menjadi pilihan utama saat arus mudik tahun ini, karena sepanjang enam kilometer masih dalam kondisi sempit dan curam. "Kami harus selektif untuk kendaraan yang melalui tol ini, angkutan bus agak riskan untuk lewat sana, kalau (angkutan) pribadi mungkin bisa," katanya.

Advertisement

Baca juga:
Mangkrak sejak 1997, Jokowi sebut Tol Bocimi Seksi I beres tahun ini
Jamin ketersediaan gas bumi, PGN bangun pipanisasi di Duri-Dumai
Canggihnya tempat parkir tiga dimensi di China
Lebaran, jalan menuju Taman Nasional TN Alas Purwo sudah mulus
3 Proyek infrastruktur Indonesia raih utang AIIB Rp 2,8 triliun
DKI akan resmikan koridor 13 & Simpang Susun Semanggi berbarengan
Menteri Basuki pastikan tol Becakayu baru dibuka usai Lebaran

(mdk/sau)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.