LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Toko Indonesia di Jeddah didorong lakukan promosi online

"Ritel kompetitor Indonesia sudah banyak yang melakukan hal ini untuk menarik lebih banyak konsumen. Toko atau ritel Indonesia harus memperkuat promosi digitalnya dan memberikan kesan modern dengan produk-produk berkualitas tinggi, yang dijual dengan harga kompetitif agar dapat bersaing dengan ritel sejenis lainnya."

2017-02-18 13:26:00
Produk Indonesia
Advertisement

Kepala Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Jeddah, Gunawan, meminta toko-toko Indonesia di Jeddah, Arab Saudi memperkuat promosi digital termasuk di media sosial. Sebab, berdasarkan data Arab Knowledge Economy 2015-2016 pengguna internet di negara-negara Arab mengalami peningkatan dari 37,5 persen pada 2014 dan diprediksi meningkat menjadi 55 persen pada 2018.

"Ritel kompetitor Indonesia sudah banyak yang melakukan hal ini untuk menarik lebih banyak konsumen. Toko atau ritel Indonesia harus memperkuat promosi digitalnya dan memberikan kesan modern dengan produk-produk berkualitas tinggi, yang dijual dengan harga kompetitif agar dapat bersaing dengan ritel sejenis lainnya," kata Gunawan melalui keterangan tertulis kepada merdeka.com di Jakarta, Sabtu (18/2).

Gunawan menjelaskan, promosi digital dapat memperkuat penetrasi produk Indonesia ke masyarakat Arab Saudi. Dia berharap ke depan semakin banyak permintaan produk-produk Indonesia, sehingga mampu meningkatkan nilai ekspor Indonesia ke negeri zamzam tersebut.

Advertisement

Berdasarkan data The United Nations Commodity Trade Statistics Database (UN COMTRADE) tahun 2015, secara keseluruhan Indonesia menempati urutan ke-17 sebagai negara pengekspor ke Arab Saudi untuk semua komoditas dengan nilai transaksi perdagangan USD 2,43 miliar. Sedangkan dari kawasan ASEAN, Indonesia masih berada di bawah Thailand yang menempati urutan ke-13 dengan nilai transaksi USD 3,68 miliar dan Vietnam di urutan ke-15 dengan nilai transaksi sebesar USD 2,97 miliar. Namun, Indonesia masih berada di atas Malaysia yang menempati urutan ke-27 dengan nilai transaksi perdagangan USD 1,19 miliar.

Dalam kesempatan yang sama, Konsul Jenderal Indonesia di Jeddah, M. Hery Saripudin mengatakan, promosi digital harus terus digencarkan agar mampu meningkatkan penjualan. Indonesia tidak boleh tertinggal dari negara lain yang sudah menerapkan promosi digital selama ini.

"Strategi promosi digital dengan memanfaatkan internet dan media sosial perlu digencarkan. Strategi ini penting untuk diterapkan di toko-toko Indonesia di wilayah Jeddah, Arab Saudi. Strategi ini sudah diterapkan toko-toko negara ASEAN di Arab Saudi untuk meningkatkan efektivitas penjualan," jelas Hery.

Advertisement

Hery menambahkan, pelaku usaha Indonesia di Jeddah tidak perlu ragu mengikuti jejak toko-toko ritel dari negara ASEAN lainnya yang lebih dulu memperkuat promosi digitalnya. "Contohnya Kedai Asia yang juga sangat menyadari pentingnya promosi produknya dengan menggabungkan sistem promosi on line dan off line," imbuh Hery.

Kedai Asia bahkan menyediakan area foto yang dilengkapi dengan produk-produk dari Malaysia. "Foto-foto para konsumen yang diunggah di media sosial atau webblog dapat membantu mempromosikan Kedai Asia secara masif," ujarnya.

Baca juga:
2 hasil industri hutan jadi produk unggulan RI
Setelah Filipina, Malaysia pesan kapal perang buatan anak bangsa
Batik tulis Banyumas riwayatmu kini
Pabrik kapal selam PT PAL siap berproduksi akhir Februari
Pertama kali, produk desain interior Indonesia bakal mejeng di Eropa

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.