TKI di Sulsel tak tersentuh program KUR, ini kata OJK
Mengenai penyaluran KUR di Sulsel sendiri, realisasi hingga April ini sudah mencapai Rp 1,82 triliun dengan jumlah debitur sebanyak 69.089 UMKM. Target KUR di Sulsel sendiri di tahun 2017 ini sebesar Rp 5,28 triliun.
Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Sulawesi Selatan mengaku tidak bisa menikmati program Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari pemerintah Jokowi-JK. Padahal, daerah tersebut terkenal memiliki jumlah TKI terbesar di Indoensia.
Kepala Bagian Kemitraan dan Pengembangan Ekonomi Keuangan Daerah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Region 6 Sulawesi Maluku dan Papua (Sulampua), Andi Muhammad Yusuf mengakui, porsi KUR untuk TKI memang sangat minim. Secara nasional, hanya 0,3 persen atau Rp 69,1 miliar untuk TKI, dari total Rp 27,64 triliun hingga April 2017.
"Di Sulsel belum pernah pernah ada penyaluran KUR untuk penempatan TKI. Secara detail, kami juga belum mengetahui apa yang menjadi penyebabnya," kata Andi Muhammad Yusuf di Makassar, Kamis (1/5).
Andi berjanji akan menyasar data soal KUR untuk penempatan TKI ini khususnya di Sulsel karena sumber data lengkapnya masih berada pada Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.
"Kami tidak bisa berspekulasi ihwal alasan belum adanya penyaluran KUR untuk penempatan TKI di Sulsel. Ini jadi pekerjaan rumah bagi kami di OJK untuk menganalisisnya,"
Mengenai penyaluran KUR di Sulsel sendiri, realisasi hingga April ini sudah mencapai Rp 1,82 triliun dengan jumlah debitur sebanyak 69.089 UMKM. Target KUR di Sulsel sendiri di tahun 2017 ini sebesar Rp 5,28 triliun.
Baca juga:
90 persen laporan keuangan UKM di Surabaya amburadul
Genjot ekspor ke Saudi, peternak puyuh diguyur KUR dari BRI
kuartal I-2017, Bank Mandiri salurkan KUR Rp 3,3 triliun
Genjot kredit usaha rakyat, pemerintah gandeng ormas Islam
Pemerintah Jokowi-JK sunat penyaluran KUR untuk pedagang