LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Tips Penting untuk UMKM Agar Bisa Bersaing di Pasar Digital

Jika masih terjebak dalan bisnis konvensional, ruang gerak UMKM akan terus menyempit. Satu-satunya jalan adalah dengan memasarkan produk-produk lokal bermutu dan berkelanjutan.

2021-07-06 14:30:00
UMKM
Advertisement

Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk atau Bank BCA, Jahja Setiaatmadja menilai pasar digital merupakan kunci bagi pelaku UMKM untuk keluar dari hambatan mobilitas masyarakat selama pandemi Covid-19.

Jika masih terjebak dalan bisnis konvensional, ruang gerak UMKM akan terus menyempit. Satu-satunya jalan adalah dengan memasarkan produk-produk lokal bermutu dan berkelanjutan.

Menurut dia, kelanjutan kualitas dari produk tersebut wajib dijaga, jangan sampai menurun. Selain itu, Jahja menyebutkan, UMKM juga harus punya tampilan produk yang menarik dan berbeda.

Advertisement

"Misal sama-sama menjual produk A, yang satu bisa sangat menarik packaging-nya. Atau waktu dia ambil foto dari sudut yang menarik, yang lain hanya pasang saja di rak, difoto. Itu beda hasilnya," ungkapnya dalam sesi webinar, Selasa (6/7).

Hal berikutnya yang patut dicermati adalah soal pelayanan. Jahja mengingatkan, UMKM perlu memberi kesan positif kepada konsumen, baik pada saat sebelum ataupun sesudah pemesanan.

"Apalagi kalau nanti konsumen sudah membeli barang itu. After service-nya bagaimana, kemudian timing mereka mempersiapkan, apakah kalau ada pesanan barang mereka ready dalam satu-dua hari delivery sampai di tangan konsumen," tuturnya.

Advertisement

Bina 18.000 UMKM

Jahja turut membagikan pengalamannya saat membina sekitar 18 ribu UMKM. Cara pemasaran dan penempatan di e-commerce jadi salah satu kunci pembelajaran yang sangat membantu.

Selain itu, dia juga menekankan poin ekonomi hybrid yang akan sangat memainkan peran dalam persaingan UMKM di pasar digital.

"Ke depan adalah hybrid economy, di mana tidak hanya secara konvensional yang lalu, tetapi juga tidak mungkin 100 persen digital. Payment mungkin fully digitalize bisa, tapi kalau bisnis itu impossible fully digitalize," tegas Jahja.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.