Tips Jitu Memilih Investasi Reksadana Syariah
Banyak penawaran investasi yang bisa anda pilih, salah satunya seperti reksadana syariah dan juga harus mengetahui tingkat risiko hingga apakah pilihan anda sudah berizin Otoritas Jasa Keuangan.
Siapa yang tertarik untuk melakukan investasi? Sebagian masyarakat Indonesia melakukan investasi demi menunjang kehidupan ke depannya.
Banyak penawaran investasi yang bisa anda pilih, salah satunya seperti reksadana syariah dan juga harus mengetahui tingkat risiko hingga apakah pilihan anda sudah berizin Otoritas Jasa Keuangan.
Perlu diketahui, melansir dari Sikapiuangmu, reksadana syariah merupakan wadah untuk menghimpun dana masyarakat yang dikelola oleh badan hukum yang bernama manajer investasi, untuk kemudian diinvestasikan ke dalam surat berharga seperti, saham, obligasi dan instrumen pasar uang yang sesuai dengan ketentuan dan prinsip syariah islam.
Berikut tips investasi di reksa dan syariah dilansir dari akun instagram resmi @ojkindonesia, Minggu (7/5):
1. Tentukan Jangka Waktu Investasi
Anda harus menentukan jangka waktu investasi di reksa dana. Berdasarkan jangka waktunya investasi di reksa dana syariah terdiri dari investasi jangka pendek, menengah dan panjang yang dapat disesuaikan dengan tujuan investasi.
2. Ketahuilah tingkat risiko
Pahami terlebih dahulu profil risiko masing-masing sebelum memulai berinvestasi. Ingat, semakin tinggi return yang didapat, semakin tinggi risiko yang menanti.
3. Kenali produk dan tujuan investasi
Sebelum anda memilih reksa dana syariah yang akan digunakan, pelajari terlebih dahulu produk yang akan dipilih dan tujuan berinvestasi di reksa dan syariah.
4. Memilih reksa dana syariah yang berizin OJK
Pastikan reksa dana syariah yang anda pilih telah berizin OJK. Cek legalitas dan izinnya di kontak 157.
(mdk/azz)