LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Tips Investasi, Cek 5 Tanda ini Agar Tak Tertipu Investasi Bodong

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengingatkan kepada masyarakat untuk mewaspadai investasi bodong. Sebab, telah banyak masyarakat yang mengalami kerugian akibat menjadi korban investasi tak berizin tersebut.

2022-08-25 06:00:00
Tips Investasi
Advertisement

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengingatkan kepada masyarakat untuk mewaspadai investasi bodong. Sebab, telah banyak masyarakat yang mengalami kerugian akibat menjadi korban investasi tak berizin tersebut.

Data OJK mencatat, nilai kerugian dari praktik investasi bodong telah mencapai Rp45 triliun. Adapun, jumlah pengaduan oleh masyarakat terkait investasi bodong mencapai 2.772 kasus.

Berikut lima tips yang wajib diketahui masyarakat terkait investasi bodong, yakni:

Advertisement

Pertama, biasakan sebelum berinvestasi, cari tahu mengenai latar belakang perusahaan yang melakukan investasi. Antara lain izin perusahaan, alamat kantor, karyawan, hingga produk investasi yang ditawarkan.

"Untuk informasi, pertanyaan, dan pengaduan mengenai produk dan layanan jasa keuangan yang berizin di OJK dapat menghubungi kontak OJK 157 @kontak157, melalui telepon 157, WA 081 157 157 157, atau email konsumen@ojk.go.id," tulis OJK melalui Instagram @ojkindonesia, dikutip Rabu (24/8).

Advertisement

Tak Mudah Tergiur Tawaran Wah

Kedua, jangan ragu minta salinan tertulis rencana pemasaran dan penjualan dari perusahaan. Hal ini untuk mengetahui rencana dan praktik bisnis suatu perusahaan investasi.

Ketiga, hindari promotor yang tidak dapat menjelaskan rencana bisnis perusahaan. Patut diduga, perusahaan hingga produk investasi yang ditawarkan merupakan fiktif belaka atau bodong.

Keempat, cari tahu apakah ada permintaan untuk produk sejenis di pasaran. Kelima, jangan mudah tergiur oleh investasi dengan iming-iming keuntungan tinggi.

"Semakin besar keuntungan yang diimingi, semakin besar pula risiko kerugian yang dialami," jelas OJK.

(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.