Tingkatkan layanan, MNC Sky Vision cari utang Rp 3,7 T tahun ini
MNC Sky Vision raup laba Rp 121 miliar pada kuartal I-2016.
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT MNC Sky Vision Tbk menyetujui rencana pinjaman dengan nilai maksimal USD 275 juta atau setara Rp 3,7 triliun pada tahun ini.
"Hasil RUPS hari ini menyetujui atas rencana perseroan mendapatkan pinjaman dari bank dan atau lembaga keuangan lainnya dengan nilai maksimum USD 275 juta," ujar Direktur Utama MNC Sky Vision, Rudianto Tanoesoedibjo di Jakarta, Senin (25/3).
Selain itu, pemegang saham juga menyetujui peningkatan saham perusahaan maksimum 10 persen dari modal disetor, dengan nilai nominal Rp 100 per saham. Menurut dia, para pemegang saham optimis dengan rencana korporasi tersebut.
"Bagi perseroan, penambahan modal ini untuk keperluan dalam rangka peningkatan channel dan penambahan fasilitas channel HD kami," kata dia.
Rudi mengaku optimis dengan membaiknya kondisi ekonomi sejalan dengan tantangan bisnis televisi berbayar. Perseroan juga sudah menambah sebelas saluran baru dan menambah 14 kantor penjualan.
"Pada kuartal pertama tahun ini laba bersih kami mencapai Rp 121 miliar atau meningkat dibandingkan Kuartal I-2015 yang minus Rp 130 miliar. Kami tetap berharap pada suatu perbaikan yang fundamental," pungkas dia.