LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Tingkatkan kinerja, Menteri Amran rombak pejabat Kementan

Menteri Pertanian Amran Sulaiman merombak para pejabat petinggi madya di Kementerian Pertanian. Salah satunya, Direktur Jenderal Tanaman Pangan Hasil Sembiring digantikan Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Gatot Sumardjo Irianto. Perombakan tersebut berdasarkan keputusan Presiden RI Nomor 7/TPA tahun 2017.

2017-01-30 16:11:06
Kementan
Advertisement

Menteri Pertanian Amran Sulaiman merombak para pejabat petinggi madya di Kementerian Pertanian, Senin (30/1). Salah satunya, Direktur Jenderal Tanaman Pangan Hasil Sembiringdigantikan Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) GatotSumardjo Irianto.

Para petinggi madya di lingkup Kementerian Pertanian tersebut dilantik oleh Menteri Pertanian berdasarkan keputusan Presiden RI Nomor 7/TPA tahun 2017. Posisi Dirjen PSP yang ditinggalkan Gatot Irianto kemudian digantikan oleh Pending Dadih Pemana yang sebelumnya menjabat Kepala Badan Penyuluhan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementan.

Selain itu, posisi lain yang berganti adalah Gardjita Budi yang sebelumnya menjabat Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) menjadi Staf Ahli Bidang Pengembangan Bio Industri, sedangkan Hasil Sembiring kembali menjadi peneliti.

Advertisement

Menteri Amran meminta agar pejabat yang baru dilantik tersebut tetap terus bekerja keras dan melakukan evaluasi harian. "Kita bangun sistem sejak awal. Evaluasi setiap hari bukan lagi bulanan atau tiga bulan," katanya seperti dilansir Antara.

Dia juga menyatakan, gerak cepat Sumardjo Gatot sebagai mantan Dirjen PSP Kementan sangat diharapkan di tubuh Direktorat Tanaman Pangan, terutama segera berkonsolidasi dan melakukan upaya khusus dengan langkah nyata peningkatan luas tambah dan produktivitas pajale.

Sementara itu kepada Dirjen PSP, Mentan meminta untuk melakukan pengawalan kegiatan strategis seperti cetak sawah, membangun infrastruktur air, penyediaan alsintan, penyediaan pupuk hingga fasilitas kredit dan asuransi.

Advertisement

"Upayakan pemenuhan kebutuhan pupuk bersubsidi bagi petani tepat sasaran, tepat waktu, tepat jumlah, dan tepat jenis. Pengawalan cetak sawah juga harus ditingkatkan," tegasnya.

Sedangkan, Kepada Staf Ahli Bidang Pengembangan Bioindustri, Mentan berharap untuk membangun koordinasi dan kerjasama lintas Kementerian dan lembaga nasional maupun internasional.

"Segera susun roadmap dan kebijakan pengembangan bioteknologi, bioindustri hingga pertanian organik yang selaras dengan isu lingkungan baik skala regional maupun nasional," pungkas Amran.

Baca juga:
Musim kemarau, petani diminta manfaatkan air permukaan untuk irigasi
Mentan resmikan sentra pelayanan padi terpadu pertama di Indonesia
Mentan Amran beri nama cabai varietas baru 'Pakde Karwo'
Cegah harga kembali mahal, mentan siapkan 100 miliar benih cabai
Komisi IV minta data keberhasilan TNI kerja sama dengan Kementan
Amran yakin gudang Bulog Jatim terisi 1 juta ton beras dalam 2 bulan
Kementan sebut harga beras RI termurah dibanding Thailand dan India

(mdk/sau)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.