Tingkatkan Keamanan, Nasabah BCA Diminta Tukar Kartu ATM dan Kredit Berchip
Presiden Direktur BCA, Jahja Setiaatmadja, mengajak semua nasabah untuk segera mengganti kartu berjenis garis magnetik (magnetic stripe) menjadi kartu dengan teknologi chip. Selain itu, dia menyatakan Bank Indonesia telah mengeluarkan aturan mulai tahun 2021 kartu dengan magnetic stripe sudah tidak diperbolehkan lagi.
Presiden Direktur Bank Central Asia (BCA), Jahja Setiaatmadja, mengingatkan nasabahnya untuk selalu bertransaksi secara aman. Maka dari itu, dia mengajak semua nasabah untuk segera mengganti kartu berjenis garis magnetik (magnetic stripe) menjadi kartu dengan teknologi chip.
Dia menegaskan hal tersebut guna meminimalisir tindak kejahatan perbankan yang dapat menimpa nasabah. Sebab, kartu dengan teknologi chip disebut jauh lebih aman.
"Kalau namanya aman itu bank menjaga anda, tapi anda juga harus memproteksi (melindungi) diri sendiri," kata dia dalam acara peluncuran buka rekening online di Grand Ballroom Kempinski, Jakarta, Kamis (11/4).
Dia mengungkapkan, saat ini dari total 18 juta nasabah baru separuhnya yang sudah menggunakan kartu dengan chip. "18 juta nasabah baru separuh pakai, mereka tak mau tukar kartu (jadi chip)," ujarnya.
Dia berpesan kepada seluruh nasabah untuk segera datang ke kantor cabang dan menukar kartu yang masih menggunakan magnetic stripe. Di beberapa kantor cabang bahkan sudah disediakan mesin khusus untuk migrasi kartu tersebut sehingga nasabah tidak perlu antre di customer service dan dapat melakukannya sendiri.
"Saya anjurkan sekarang silahkan datang tukar kartu, tolong gantikan dengan chip karena keamanannya itu lebih baik daripada magnetic stripe," imbuhnya.
Selain itu, dia menyatakan Bank Indonesia telah mengeluarkan aturan mulai tahun 2021 kartu dengan magnetic stripe sudah tidak diperbolehkan lagi. "Nanti tahun 2021 - 2022 yang magnetic stripe di Indonesia tak bisa dipakai, jadi mau tidak mau suka tidak suka anda harus ganti," ujarnya.
Oleh karena itu dia menyarankan kepada nasabah BCA agar segera mengganti kartu mulai dari sekarang. Sebab, jika menunda-nunda ditakutkan akan terjadi antrean panjang penggantian kartu. "Bayangkan orang berbondong-bondong, kesulitan, jadi harus ganti sekarang," tutupnya.
Baca juga:
Kini Buka Rekening BCA Bisa Lewat Online, Tak Perlu Antre di Bank
ATM Dibobol, Bank BCA Rugi Rp 300 Juta
Bank BCA: Gara-gara Kata Outsourcing Kami Kesulitan Mencari Tenaga Alih Daya
Mulai 11 Maret 2019, Buka Rekening BCA Bisa Lewat Aplikasi
Garap Transaksi Turis China, BCA Gandeng Alipay dan WeChat Pay
BCA Salurkan Kredit Rp 538 T Sepanjang 2018, Tumbuh 15,1 Persen
Tumbuh 10,9 Persen, Laba BCA 2018 Tercatat Rp 25,9 Triliun