LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Tingkatkan ekspor RI, Mentan Amran minta anak buah siaga 24 jam

Menteri Pertanian Amran Sulaiman meminta pegawai di lingkungan kementeriannya untuk siaga 24 jam dalam melayani proses ekspor produk pertanian. Hal ini bertujuan untuk mendorong kinerja positif ekspor Indonesia, terutama di sektor pertanian.

2018-04-20 13:07:09
Kementan
Advertisement

Menteri Pertanian Amran Sulaiman meminta pegawai di lingkungan kementeriannya untuk siaga 24 jam dalam melayani proses ekspor produk pertanian. Hal ini bertujuan untuk mendorong kinerja positif ekspor Indonesia, terutama di sektor pertanian.

"Jadi kami siap 24 jam melayani Anda. Tengah malam silakan telpon. Pasti kami bangunkan staf Kementerian untuk melayani bapak (eksportir). Ini tidak boleh lagi Anda tidur," ungkapnya di Kantor Charoen Pokphand, Jakarta, Jumat (20/4).

Selain itu, Amran juga meminta petugas di Kementerian Pertanian untuk aktif menjemput bola dan melayani semua kebutuhan eksportir. "Semua yang akan mengekspor bahan pertanian, antar suratnya (Surat Rekomendasi ekspor) ke rumahnya. Ini yang benar. Kita ini pelayan rakyat," tegasnya.

Advertisement

"Antar seluruh rekomendasi. Karantina, minta tolong kalau ada yang mau ekspor anda yang urusi. Anda yang kejar sampai ke sini. Bukan mereka yang kejar Anda," tandas Amran.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memimpin rapat terbatas (ratas) soal peningkatan investasi dan ekspor di Kantor Presiden, Rabu (31/1). Dalam ratas, Presiden Jokowi memerintahkan seluruh menteri untuk menyederhanakan aturan yang menyangkut investasi dan ekspor.

"Presiden memerintahkan kepada seluruh menteri, intinya adalah menyederhanakan semua aturan yang berkaitan dengan investasi dan ekspor," ungkap Sekretaris Kabinet, Pramono Anung seusai ratas.

Advertisement

Pramono menjelaskan, Kepala Negara melihat masih banyak aturan di kementerian yang mempersulit investasi dan ekspor. Presiden Jokowi juga mengaku masih mendapat banyak keluhan dari para tenaga kerja asing yang ingin bekerja di Indonesia bahwa mereka sulit mengurus perizinan.

Baca juga:
Mentan Amran: Produk olahan ayam RI bisa bersaing dengan negara lain
Indonesia-Papua Nugini bentuk pokja ekspor produk pertanian
4 Kondisi ironi sektor pangan RI, target Swasembada Jokowi belum tercapai
Gandeng Universitas Sydney, Kementan ciptakan alat sensor canggih kesuburan tanah
Diduga ada pelanggaran, kebijakan wajib tanam bawang putih diminta diusut

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.