LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Ternyata, Investasi Tas Tangan Beri Keuntungan Paling Besar Saat ini

Tas tangan semakin menjadi portofolio investasi pilihan kalangan orang kaya. Bahkan barang ini mengalahkan benda seni, perangko, dan wiski langka. Saat benda seni hanya memberikan pengembalian keuntungan 5 persen pada 2019, tas tangan mampu lebih besar mencapai 13 persen.

2020-03-14 07:00:00
Investasi
Advertisement

Tas tangan semakin menjadi portofolio investasi pilihan kalangan orang kaya. Bahkan barang ini mengalahkan benda seni, perangko, dan wiski langka.

Melansir laman CNBC, Jumat (13/3), peneliti kekayaan Knight Frank mengatakan bahwa penjualan tas tangan di pasar, yang sebagian besar dijual melalui lelang dan online, dikuasai berbagai merek. Namun, Hermes Birkin mendominasi pasar kelas atas.

Saat benda seni hanya memberikan pengembalian keuntungan 5 persen pada 2019, tas tangan mampu lebih besar mencapai 13 persen. Itu yang mendasari tas tangan sebagai koleksi nomor satu di 2020, menurut Knight Frank Luxury Investment Index.

Advertisement

"Meskipun tas yang dibuat oleh merek-merek mewah lain seperti Chanel dan Louis Vuitton juga dapat dikoleksi, tas-tas buatan Hermes menjadi barang dengan harga tertinggi dan dianggap yang paling diinginkan," kata Direktur Art Market Research, Sebastian Duthy.

Sementara tas tangan paling mahal yang pernah dijual adalah Himalayan Birkins Hermes, yang dilelang Christie pada 2017 dengan harga USD 379.261 atau Rp5,4 miliar (USD 1=Rp14.359).

Birkin menghasilkan sekitar 12.000 tas per tahun, menurut Bernstein Research. Namun Hermes biasanya membatasi penjualan tas tersebut hanya kepada klien-klien top.

Advertisement

Koleksi Lain

Setelah tas, investasi kedua yang paling diminati pada 2019 adalah perangko. Di mana, pengembalian keuntungan sebesar 6 persen. Adapun wiski langka sebesar 5 persen.

Sementara produk seni yang tercatat paling mahal di tahun 2016 dan 2017 termasuk lukisan karya Basquiat seharga USD 110 juta.

Adapun aset yang mengalami penurunan terburuk tahun lalu adalah mobil dan perhiasan klasik, yang keduanya turun 7 persen.

Reporter: Tira Santia

Sumber: Liputan6

(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.