LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Ternyata Ada Negara Menggunakan Dua Mata Uang Sekaligus, Ini Datanya

Umumnya, setiap negara hanya menggunakan satu mata uang sebagai alat pembayaran yang sah. Namun, ada beberapa negara menggunakan dua mata uang. Hal ini disebabkan berbagai faktor seperti inflasi tak terkendali, krisis moneter, dan sebagainya.

2023-06-08 11:37:44
Mata Uang
Advertisement

Mata uang menjadi alat pembayaran yang sah di satu negara. Nilai mata uang di setiap negara pun berbeda-beda, itu mengapa peran mata uang juga dapat mencerminkan kondisi ekonomi satu negara.

Umumnya, setiap negara hanya menggunakan satu mata uang sebagai alat pembayaran yang sah. Namun, ada beberapa negara menggunakan dua mata uang. Hal ini disebabkan berbagai faktor seperti inflasi tak terkendali, krisis moneter, dan sebagainya.

Berikut daftar negara-negara pengguna dua mata uang atau lebih:

Advertisement

1. Ekuador

Negara bagian Amerika Selatan ini awalnya memiliki mata uang bernama Sucre. Namun di awal 2000, negara ini menggunakan dolar Amerika Serikat (USD).

Sebelumnya, Sucre dibagi kepada 100 centavo, yang merujuk Antonio Jose de Sucre. Satuan uang yang umum dipakai sepanjang 1980-an dan 1990-an bervariasi dari 5 hingga 50.000 sucre yang diakibatkan inflasi besar yang dirasakan selama masa tersebut.

Advertisement

Meski telah menggunakan USD, Ekuador tak lepas dari keterpurukan ekonomi. Pada tahun 2014, harga minyak dunia turun. Sebagai negara yang mengandalkan penghasilan dari minyak, Ekuador terjerembab karena penerimaan negara menjadi berkurang dan menyebabkan defisit fiskal yang parah.

Guna menutupi defisit fiskal tersebut, pemerintah Ekuador mulai berutang hingga luar negeri dengan biaya yang sangat tinggi. Bahkan sejak 2014-2017 utang Ekuador naik signifikan hingga melebihi batas aman 40 persen dari total Produk Domestik Bruto (PDB).

2. Zimbabwe

Mata uang utama Zimbabwe saat ini adalah dolar Zimbabwe (ZWL). Namun karena terjadinya hiperinflasi, negara yang sebelumnya bernama Rhodesia itu juga mengakui transaksi dengan menggunakan mata uang USD.

3. Eswatini

Negara kecil ini berada di sisi selatan Afrika. Mata uang negara yang menganut sistem monarki ini adalah swaziland lilangeni (SZL). Selain SZL, mata uang Rand Afrika Selatan (ZAR) juga diterima saat bertransaksi di negara ini.

4. Lesotho

Mata uang utama negara bagian Afrika Selatan ini adalah Loti (LSL). Mata uang tersebut terbagi dalam 100 Lisente (sg. Sente). Sama seperti Eswatini, mata uang ZAR juga diakui di negara ini.

4. Kosovo

Negara yang terletak di sebelah tenggara Eropa ini menggunakan dua jenis mata uang yaitu Euro (EUR) dan dinar Serbia (RSD).

5. Timor Leste

Negara yang secara resmi merdeka dan melepaskan diri berpisah dari Indonesia itu menggunakan dolar Amerika Serikat (USD) sebagai mata uang. Meski pada tahun 2003 Timor Leste menerbitkan koin centavo Timor Leste sebagai alat pembayaran yang sah bagi masyarakat Timor Leste.

Satu centavo setara dengan satu sen AS. Koin tersebut berada dalam denominasi 1, 5, 10, 25 dan 50 centavo dan menampilkan gambar-gambar tumbuhan dan hewan lokal. Perlu diketahui juga bahwa Timor Leste tidak mengeluarkan uang kertas miliknya sendiri.

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.